Banda Aceh (AD)- Kisruh dan kritikan dari beberapa kalangan masyarakat Kota Banda Aceh terhadap kebijakan yang dilakukan oleh Pj Wali Kota yang ingin melakukan proses mutasi pejabat eselon dua di lingkungan Pemko Banda Aceh, mendapat kritikan keras dari Ketua Fraksi Partai Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Ramza Harli.
“Kritikan yang disampaikan pada Minggu lalu tidak direspon, malah Pj Wali Kota Almuniza Kamal sudah terlalu jauh mengobok-obok tatanan pemerintahan Kota Banda Aceh yang telah ditata kembali dengan baik oleh Ade Surya,” kata Ramza, Sabtu, 4 Januari 2024.
Ia meminta Almuniza mendengar berbagai aspirasi masyarakat yang menginginkan agar pemerintah Kota Banda Aceh tetap baik-baik saja, sambil menunggu pelantikan Wali Kota baru.
Sebagai Ketua Banleg, dirinya mendesak Almuniza Kamal untuk segera menghentikan proses mutasi pejabat eselon dua di lingkungan Pemko Banda Aceh.
Menurutnya, selaku Pj Wali Kota hanya menjabat sementara sambil menunggu pelantikan wali kota terpilih hasil Pilkada. Almuniza tidak punya kepentingan apapun untuk merombak parra kepala OPD.
“Apa urgensinya bagi pj wali kota untuk melakukan uji kompetensi JPT pratama terhadap 18 Kadis,” tanya Ramza.
Ia merasa heran, kenapa dia lakukan ini. Apa kepentingannya bagi kelancaran pemerintahan yang sedang dijalankannya yang hanya dua bulan lagi bila jadwal pelantikan wali kota baru dilaksanakan pada bulan maret ini.
Almuniza harus mendengar berbagai kritikan dari warga kota dan akademisi yang heboh terhadap bocornya surat permohonan dari pj wali kota kepada kepala BKN untuk melakukan
uji kompetensi JPT pratama terhadap 18 kepala OPD di lingkungan Pemerintahan Kota Banda Aceh.
Ia berharap, jangan sampai Almuniza justru membuat tatanan pemerintahan Kota Banda Aceh yang sudah mulai ada perubahan sejak dijabat oleh pj wali kota sebelumnya, sekarang justru akan rusak semuanya.
Apabila proses mutasi ini tetap dilaksanakan, kata Ramza, pasti ada maksud yang kurang baik dari Almuniza terhadap jalannya pemerintahan yang akan dipimpin oleh Illiza-Afdhal kedepan.











