Lhoksukon, (AD) – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Aceh Utara adakan Bimtek Penyusunan Jadwal Pembelajaran Sistem Blok dalam Pengembangan Teaching Factory, acara berlangsung di SMKN 1 Syamtalira Aron, Aceh Utara, Sabtu, (12/3/2022).
Acara yang dilaksanakan oleh MKKS SMK tersebut dibuka oleh kepala dinas cabang pendidikan Aceh Utara Drs. Ahmad Yamani,M.Pd yang diwakili oleh Kasi Manajemen GTK Abdul Manan, S.Pd,M.Si.
Abdul Manan dalam sambutannya dihadapan peserta yang diikuti oleh wakil kurikulum dan operator SMK se Aceh Utara menyampaikan sistem blok ini sangat penting, mungkin pemateri akan menjelaskan kegunaan sistem blok, dan apa kegunaannya, dan kenapa ditetapkan, sebagai gambaran umum saja mungkin nanti pada pelaksanaannya apakah diterapkan di semua jenjang, kelas 10,11, dan 12.
Dia menyebutkan ada beberapa daerah di Indonesia khusus sistem blok ini terapkan pada jenjang kelas 11 dan 12, “karena ini menyangkut dengan C3, nah keterkaitan C3 sekarang sudah ada perubahan, kita kemaren sudah menerima perubahan peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan ristek nomor 7 tahun 2022, itu banyak perubahan yang akan berakibat kepada perubahan sepretur SMK,” ujarnya Abdul Manan.

“Saat ini perbandingan pembelajaran produktif dan umum, untuk pelajaran produktif 60 %dan untuk umum 40 % atau normatif. Kedepan rasionya lebih tinggi produktif, yaitu pelajaran produktif 70 % dan pelajaran umum 30%,” sebut Manan sapaan akrabnya ini.
Lanjutnya, 60 % pelajaran SMK itu untuk produktif, lebih banyak produktifnya, apa lagi untuk kedepan ketika persentase materi SMK atau C3 ini jadi 70%, ” paling tidak kita hari ini mencoba, dimana kendala hari ini, kedepan kita perbaiki dan mudah-mudahan kedepan lebih baik,” harap kasi manajemen GTK Cabdin Pendidikan Aceh Utara ini.
Ketua MKKS SMK Aceh Utara Ismail, M.Pd mengatakan Bimtek penyusunan sistem blok yang diadakan di SMKN 1 Syamtalira Aron diikuti oleh parah wakil kepala sekolah bidang kurikulum SMK se Aceh Utara.











