Pertanian dan Perkebunan, Potensi Besar Tekan Angka Inflasi Ekonomi Aceh Tamiang

oleh -201 Dilihat
Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang. Fadlon, SH. MH.

“Sektor Pertanian dan Perkebunan diketahui miliki potensi terbesar dalam rangka lakukan terobosan penanggulangan inflasi ekonomi, di mana sektor ini merupakan sektor perioritas yang dianjurkan pemerintah untuk pengembangan usaha kecil atau usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),” Katanya.

KUALASIMPANG | atjehdaily.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Fadlon, SH. MH ajak masyarakat untuk dorong sektor pertanian dan perkebunan upaya menekan angka inflasi ekonomi di kabupaten ujung timur Aceh tersebut.

Situasi inflasi ekonomi menjangkit seluruh provinsi, kabupaten kota di Indonesia, tak terkecuali di Tanah Bumi Muda Sedia [Julukan Aceh Tamiang]. Seyogianya harus segera disikapi agar angka inflasi mampu ditekan.

Demikian, Fadlon menyebut seperti dilansir atjehdaily.id. Rabu, 20 Maret 2024 di Karang Baru. Politisi Partai Aceh (PA) bersikap untuk mendorong penanganan dan penanggulangan krisis ekonomi yang melanda Aceh Tamiang.

Fadlon mengajak masyarakat untuk berinisiatif melihat peluang dan kesempatan nilai ekonomis yang ada yang dapat di kelola oleh masyarakat untuk melepaskan dari preseden ekonomi di wilayah itu.

Di antaranya sektor Pertanian dan Perkebunan yang mampu mendorong serta menopang perekonomian ke arah yang lebih baik.

“Kita himbau masyarakat agar lebih peka dan sigap membaca peluang usaha meskipun harus sedikit berpikir ekstra untuk mendapatkan kesempatan lebih baik upaya meraih peluang usaha,” Ajaknya.

Dikatakan; Aceh Tamiang dibagi tiga zona; Hulu, Tengah, dan Hilir. Di mana ketiga wilayah ini memiliki salah satu kesamaan usaha sektor Pertanian dan Perkebunan, selain adanya usaha sektor lainnya seperti usaha kecil dan sektor Kelautan di wilayah pesisir.

Menurut Kader Partai Aceh itu, berdasarkan analisa dan survei, di Aceh Tamiang sangat besar dominasi masyarakat di sektor Pertanian dan Perkebunan di samping adanya usaha lain dalam keseharian mata pencaharian.

“Sektor Pertanian dan Perkebunan diketahui miliki potensi terbesar dalam rangka lakukan terobosan penanggulangan inflasi ekonomi, di mana sektor ini merupakan sektor perioritas yang dianjurkan pemerintah untuk pengembangan usaha kecil atau usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),” Katanya.

Merujuk pada tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) anggota DPRK atau wakil rakyat, Dirinya berupaya turunkan tim dari analisis Partai Aceh untuk menginput survei untuk mengetahui persoalan yang dihadapi masyarakat dewasa ini.

“Kita dapat input dari lapangan ke sekretariat Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Aceh, dampak inflasi ekonomi sangat dirasakan oleh rakyat, di mana kami menerima laporan bahwa keterpurukan ekonomi itu harus kita tangani meskipun butuh tahapan dan proses,” jelasnya.

Bersama rekan kader Partai Aceh ke depan akan fokus pada program optimalisasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan berbasis penanggulangan inflasi ekonomi terstruktur dan sistematis untuk perubahan pemberdayaan ekonomi rakyat.

“Kami akan upayakan dan mendorong pemerintah daerah untuk lebih meningkatkan fokus pada sektor ekonomi kerakyatan mendongkrak ketahanan pangan serta penguatan pengembangan sektor UMKM sebagai mitra pengembang,” Pungkasnya. [zainal Ksp].