oleh

Kapal Perang KRI Cut Nyak Dhien 375 Sang Penjaga Selat Malaka

Sabang, (AD) – Kapal perang Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) KRI Cut Nyak Dhien 375 melakukan tugas untuk menjaga wilayah perbatasan laut selat malaka. Dalam tugasnya KRI Cut Nyak Dhien 375 yang dipimpin Letkol Laut (P) Amin Widodo, terus berlayar.melakukan operasi rutinnya.

Komandan kapal perang KRI Cut Nyak Dhien 375 Letkol Laut (P) Amin Wibowo kepada AtjehDaily Sabtu (05/10/19) menerangkan, kapal yang dirinya komandoi terus beroperasi diseputar laut selat malaka secara rutin.

example banner

Tugas tersebut merupakan tugas negara yang dipercayakan kepada KRI Cut Nyak Dhien 375, untuk menjaga wilayah perairan Indonesia sekitar selat malaka. Tugas yang diberi nama Gugus Tempur Laut (Guspurla).

“Kapal perang KRI Cut Nyak Dhien 375 selama ini melakukan patroli Guspurla, di selat malaka secara rutin sampai 4 hari dan pada pagi hari Sabtu pagi kami merapat di dermaga Lanal Sabang”, jelas Letkol Amin, didampingi Danlanudal Sabang Letkol Laut (P) Ahmad Novam.

Diterangkan juga, perairan laut selat malaka jauh lebih tenang ketimbag laut perairan wilayah pulau Jawa, sehingga banyak nelayan tradisional yang beraktifitas di tengah laut. Para nelayan dapat mencari rezekinya di laut, dikarenakan situasi dan kondisi laut yang tenang dan aman.

Pun begitu diharapkan kepada masyarakat nelayan jika ada persoalan dilaut dalam beraktifitas mencari nafkah maka, beritahukan kepada kapal perang KRI Cut Nyak Dien 375, melalui chanel 16., terangnya saat media ini berkunjung ke ruang kerjanya di atas kapal perang Cut Nyak Dhien 375.

Ketika disinggung suka dukanya dalam menjalankan tugasnya menjaga keamanan laut Nagara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Letkol Amin Widodo menjawab bahwa sukanya selalu bersama pasukan didalam kapal seperti sebuah keluarga, sedangkan dukanya tentunya jauh dari keluarga dan terkadang sulit berkomunikasi dikarenakan kodisi signal yang membatasnya., ujar perwira berpangkat dua bunga ini.

Kapal perang TNI-AL KRI Cut Nyak Dhien 375 berada di Sabang selama 3 hari dan selanjutnya, akan menjalankan tugas rutinya untuk melakukan oprasi Guspurla. Para prajurit TNI-AL KRI Cut Nyak Dhien 375, senang bisa bersandar di Sabang, karena masyarakat Sabang ramah serta sangat dekat dengan TNI., kata salah seorang prajurit.(Jalal).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..