oleh

Personel Polresta Banda Aceh Laksanakan Subuh Keliling di Masjid Al – A’la Cot Mesjid

Banda Aceh (AD)- Komunitas Pejuang Subuh Keliling bertujuan untuk mengajak masyarakat bersama-sama menunaikan ibadah shalat Subuh di masjid-masjid yang ada di wilayah Kota Banda Aceh. Terlihat di Masjid Al – A’la Desa Cot Mesjid, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh yang diramaikan oleh para jamaah dari berbagai Desa di Banda Aceh, Minggu 6 Oktober 2019.

“Munculnya Komunitas Pejuang Subuh keliling di Kota Banda Aceh untuk mengajak masyarakat agar terbiasa melaksanakan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Masjid,” kata Ustad Zul Arafah.

example banner

Menurutnya, upaya memakmurkan masjid ini bisa diwujudkan dengan membiasakan diri shalat berjamaah di masjid, dan ini sejalan dengan visi Kota Banda Aceh Gemilang dalam Bingkai Syariat. “Kegiatan ini juga menjadi cikal bakal tatanan kehidupan masyarakat Kota Banda Aceh yang lebih Islami,” ujarnya.

Ustad Zul Arafah mengatakan, tanda-tanda kiamat sudah semakin jelas, pak imam pada saat membacakan ayat tadi menangis dan kita berharap Allah mengampuni kita semua, semoga kita yang berada di dalam majelis ini wafat dalam keadaan Khusnul khatimah.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH mengatakan, tugas saya mengajak masyarakat kepada kebaikan, patuh kepada aturan hukum yang ada.

“Kita sama sama ketahui bahwa di lingkungan kita banyak warnet-warnet dan kita tidak tahu apa yang di dilakukan oleh anak-anak kita, kita tidak pernah mengevaluasi, dan pada kesempatan baik ini, saya menghimbau kepada pemerintah kota agar membatasi permainan games,” imbau Trisno.

Akhir akhir ini, lanjut Trisno, kita melihat banyak sekali ajakan-ajakan untuk demonstrasi, dan banyak yang tidak mengerti apa isi yang akan dilakukan demontrasi, kita melihat juga anak-anak SMA dan masih bersekolah ikut-ikutan terprovokasi, saya menghimbau dan berharap kepada semua komponen tidak terpengaruh isu isu yang bisa memecah belah bangsa.

Hal senada juga disampaikan Dandim 0101/BS Kolonel Inf Hasandi Lubis, SIP mengimbau, mari kita menjaga situasi dan kondisi di Aceh, beberapa waktu belakangan ini kita mendengar keadaan saudara kita di Papua, banyak yang membentur-benturkan antara pribumi dan pendatang dan kita doakan supaya tidak terjadi di tempat kita.

“Kalau saya bisa memilih, maka saya akan meminta lahir di Arab Saudi, Karena disana, lahir saja sudah di berikan tunjangan oleh negara dan saya sependapat dengan penyampaian Kapolresta Banda Aceh, bahwa kita tidak mudah terpengaruh isu-isu hoax yang bisa memicu memecah belah anak bangsa,” ungkap Hasandi Lubis.

Turut hadir dalam kegiatan Subuh Keliling tersebut, Waka Polresta Banda Aceh, AKBP Satya Yudha Prakasa, SIK, para Pejabat Utama Polresta Banda Aceh, Para Personel TNI, Personel Polresta dan jajaran, para jamaah pejuang subuh keliling, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat desa Cot Mesjid. (R)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..