oleh

Melarikan Diri Saat Disergap, Pengedar Sabu Ditembak Polisi

Banda Aceh (AD)- Personel Opsnal Unit I Satuan Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh berhasil meringkus 3 (tiga) orang pelaku tindak pidana pemilik dan pengedar Narkotika jenis sabu.

Salah satu dari tiga tersangka, terpaksa di ambil tindakan pelumpuhan dengan tembakan secara terukur pada saat dilakukan penangkapan oleh Petugas. 

example banner

RF (25), warga Desa Neusu Aceh dan SB (35) warga Kayee Lee Aceh Besar, ditangkap personel Sat Res Narkoba Polresta Banda Aceh di depan Rumah Sakit Pertamedica Ummi Rosniati Kota Banda Aceh, Senin 7 Oktober 2019.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasat Resnarkoba AKP Boby Putra Ramadan Sebayang, SIK mengatakan, penangkapan ini dilakukan terhadap tersangka dikarenakan sudah sering melakukan transaksi jual beli narkotika.

“Pada saat tersangka di tangkap, di box depan sepeda motor Honda Beat yang di kendarai kedua pelaku ditemukan barang bukti berupa 1 (Satu) buah bungkusan kecil plastik bening yang didalam nya berisikan kristal warna putih, ini diduga narkotika jenis sabu yang beratnya 0,21 Gram,” ujar Boby Putra.

Boby Putra menjelaskan, kedua tersangka mengakui membeli Narkotika jenis sabu tersebut sebanyak satu bungkus kecil seharga Rp 200 ribu dari GO di Desa Lamteungoh, Kecamatan Samahani Aceh Besar. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, kedua tersangka mengaku barang haram tersebut akan diberikan kepada JO dan selanjutnya akan di gunakan atau di hisap bersama-sama. Kami sudah menetapkan JO dan GO dalam daftar pencarian orang (DPO).

Barang bukti berupa sabu dengan berat 0,21 gram beserta Satu unit sepeda motor Honda Beat dengan nopol BL 3137 AF turut diamankan di Polresta Banda Aceh guna pengusutan lebih lanjut.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) Jo 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun.

Tersangka RF dan SB saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, mereka mengatakan, narkoba jenis sabu tersebut diperoleh dari ZA (37) warga Leubok Buni, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar.

“Selanjutnya Personel Opsnal Unit I Satuan Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh yang dipimpin langsung oleh Kasat Res Narkoba, AKP Boby Putra Ramadan Sebayang, SIK langsung bergerak menuju lokasi keberadaan tersangka ZA disebuah perbukitan Desa Leubok Batee, Samahani, Aceh Besar,” kata Kasat Res Narkoba, Selasa 8 Oktober 2019.

Pada saat di lakukan penangkapan, tersangka mencoba melawan petugas dan berusaha untuk melarikan diri, sehingga petugas memberi tembakan peringatan sebanyak 3 (tiga) kali ke atas. Namun tersangka tidak mengindahkan peringatan tersebut, maka selanjutnya petugas melumpuhkan tersangka dengan tembakan terukur sebanyak satu kali.

Dalam keadaan tertembak, lanjut Boby, tersangka masih berusaha untuk melarikan diri, dan akhirnya tersangka berhasil diamankan oleh petugas.

“Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 7 (Tujuh) buah bungkusan plastik warna bening yang diduga Narkotika jenis sabu dengan berat bruto 6,99 Gram,” ungkap Kasat Res Narkoba.

Selain itu, Boby juga menambahkan, tersangka ZA menjelaskan, bahwa barang bukti Narkotika jenis sabu tersebut di dapatkan dari AM dengan harapan mendapatkan imbalan.

Sementara itu, AM sudah ditetapkan sebagai DPO Sat Res Narkoba Polresta Banda Aceh. Tersangka beserta barang bukti saat ini berada di Polresta Banda Aceh guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, ZA terancam dengan hukuman penjara minimal 5 Tahun dan maksimal 20 tahun penjara sesuai dengan Pasal 112 ayat (2), jo pasal 114 ayat (2) UU No.35 Thn 2009 Tentang Narkotika,” tutup Kasat Res Narkoba. (R)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..