oleh

Ketua DKA: Mari Kita Promosikan Potensi Ekonomi Pariwisata dan Budaya Daerah

Bireuen (AD)- Meskipun pada malam pertama pembukan acara event Festival Internasional Percussion 2019 di Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupten Bireuen ke-20 diguyur hujan, namun pelaksanaan Pentas Seni dan Budaya Percussion tetap dilaksanakan oleh panitia EO Provinsi maupun lokal Bireuen.

Walaupun kegiatan Festival Internasional Percussion 2019 yang berlangsung sejak tanggal 12 hingga 15 Oktober 2019 sempat diguyur hujan pada malam pertama dan kedua, namun antusias masyarakat yang ingin menyaksikan perhelatan pentas tersebut sangat tinggi.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Kesenian Aceh (DKA) Bireuen, H Mukhlis A.Md kepada Media Atjehdaily.id, Senin 14 Oktober 2019 malam saat meninjau sejumlah Stand Pameran dalam rangka HUT Kabupaten Bireuen Ke 20 yang berlangsung di Stadion Cot Gapu Bireuen.

Selain itu, H Mukhlis, A.Md juga mengatakan, bahwa kunjungan ke Stand ini kita lakukan bersama dengan beberapa Camat dimalam ketiga adalah, untuk melihat langsung kesiapan dari 40 Stand Pameran. Baik itu Stand milik pemerinntah maupun Stand milik swasta yang akan mempromosikan dan menjual berbabagai produk usaha mikro ekonomi masyarakat dan kuliner khas asli daerah Bireuen. 

Kita berharap, dengan momentum HUT Bireuen Ke-20 ini, mari kita dukung event Festival Go Internasional secara bersama-sama untuk mempromosikan potensi ekonomi daerah Bireuen di sektor Pariwisata serta Seni Budaya Daerah Aceh.

“Kepada pihak luar yang telah mengunjungi dan melihat kultur masyarakat Bireuen yang cinta damai, kenyamanan, keindahan dan ketertiban, mari melihat prospek ini sebagai investasi untuk mendorong upaya pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kota Juang,” pinta Ketua DKA Bireuen ini.

Apabila acara ini sukses, tentu akan menjadi tolak ukur suatu keberhasilan, tidak seperti berita miring yang berkembang bahwa Aceh tidak aman dan berkabut asap. Sehingga tidak merasa enggan lagi untuk berkunjung ke Bireuen setelah melihat fakta khususnya dan Aceh secara umum.

“Insya Allah, Daerah kita Bireuen aman dan damai dengan saling menjaga ketertiban dan keamanan daerah kita secara bersama-sama yang sangat terbuka menyambut kedatangan tamu luar kesini dengan saling menghormati perbedaan serta sesuai Syariat Islam,” cetusnya.

Apalagi nanti malam adalah malam terakhir penutupan Event Festival Internasional Percussion 2019 tentu perlu kerjasama semua pihak, mulai pihak keamanan, rekan media, Ormas, LSM, dan OKP, Tokoh Masyarakat Cerdik Pandai serta Pemerintah.” harapnya.

Keberhasilan event Festival Internasional Percussion 2019 di Kabupaten Bireuen, tidak terlepas dari adanya program dan dukungan Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Pemerintah Daerah Bireuen, Dewan Kesenian Aceh Bireuen, Dinas Disdikpora Bireuen serta dukungan MPU Aceh maupun MPU Bireuen.

Ia juga menambahkan, melalui Event Seni Budaya Festival Internasional Percussion di Bireuen ini, tentu Aceh sudah siap menjadi salah satu daerah di Indonesia sebagai tempat berlangsungnya event bertaraf Internasional. Sehingga masyarakat luar negeri dan dalam negeri bisa melirik Aceh secara umum, khususnya Kabupaten Bireuen sebagai daerah yang layak dijadikan sebagai tempat tujuan atau kunjungan untuk berinvestasi di berbagai sektor potensi yang ada.

“Dimana laju peningkatan pertumbuhan ekonomi yang sangat baik dan aman, tanpa ada gangguan keamanan sedikitpun. Sebagai Kota Pariwasata Halal, Kota Seni Dan Budaya Aceh serta Kota Santri dan Perdagangan yang beorientasi Entrepreneur,” tutup H. Mukhlis A.Md.  (Iqbal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..