“Seharusnya, citra Pidie Jaya yang sedang naik ini, jangan dirusak oleh pejabat nya sendiri,” imbuh Zubir.
Selain itu, ia juga meminta korban untuk membuat laporan kepolisian terhadap penganiayaan ini. Baik di tingkat Polres maupun ke Polda Aceh. Tujuannya adalah, untuk menjadi pelajaran bagi siapapun kedepan agar tidak membiasakan melakukan tindakan kekeran dan penganiayaan.
“Kita berharap, penegakan hukum dapat dilihat dengan transparan oleh masyarakat umum, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegas Muhammad Zubir.
Apalagi korbannya adalah Penggerak Gugus depan di bawah Badan Gizi Nasional (BGN), pelaksana Nawacita Presiden Republik Indonesia yang melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa seluruh Indonesia. (*)











