Banda Aceh (AD)- Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han), menyampaikan bahwa program Optimasi Lahan (Oplah) Tahun 2024 telah berhasil diselesaikan sepenuhnya dengan total luas lahan mencapai 11.557,25 Ha (100 persen).
Program ini merupakan salah satu langkah Kodam Iskandar Muda dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi sumber daya alam yang tersedia di Provinsi Aceh.
Pangdam IM menjelaskan bahwa total luas lahan yang telah dioptimalkan tersebut tersebar di enam kabupaten di wilayah Provinsi Aceh. Rinciannya meliputi Kabupaten Aceh Utara seluas 2.037 Ha, Kabupaten Aceh Timur 2.000 Ha, Kabupaten Aceh Barat 1.351,40 Ha, Kabupaten Aceh Jaya 1.820,77 Ha, Kabupaten Nagan Raya 329,34 Ha dan Kabupaten Simeulue 4.018,74 Ha.
Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal menyampaikan bahwa program Oplah ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan secara optimal, sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya petani lokal.
“Program ini dirancang untuk mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif yang mendukung sektor pertanian dan perkebunan, sehingga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat di sekitar wilayah tersebut,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pangdam IM menambahkan bahwa program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat Ketahanan Pangan Nasional. Optimasi lahan ini, kata Pangdam, melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, masyarakat, serta unsur TNI dalam pelaksanaannya.
“Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam memastikan keberhasilan program, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan,” jelasnya.










