Salain itu, Illiza juga mengatakan bahwa, inovasi ini merupakan wujud nyata komitmen kita untuk berkolaborasi dengan semua pihak demi terwujudnya pembangunan di Kota Banda Aceh.
“Terimakasih kami sampaikan kepada Bank Indonesia, Bank Aceh Syariah, Bank Syariah Indonesia atas sinergi dan kolaborasi ini sehingga layanan QRIS Dinamis ini terwujud,” ungkap Illiza.
Illiza juga mengatakan bahwa, penerapan QRIS pada SPPT PBB-P2 ini merupakan yang pertama di Indonesia, dan pada tahun 2025 kita baru menerapkan pada lima Gampong (Desa) dan akan bertambah di tahun selanjutnya.
“Layanan ini adalah yang pertama di Indonesia, dan pada tahun ini kita menerapkan di Lima Gampong saja yaitu Geuceu Iniem, Kecamatan Banda Raya, Gampong Pineung Kecamatan Syiah kuala, Gampong Lamdom, Kecamatan Lueng Bata, Gampong Merduati, Kecamatan Kutaraja dan Gampong Kopelma Darussalam, Kecamatan Syiah Kuala,” kata Illiza.
Dalam acara tersebut, hadir Kepala Bank Indonesia perwakilan Aceh, Agus Chusaini, para Pimpinan DPRK, Plt Sekda Kota Jalaluddin, perwakilan Bank Aceh Syariah, Bank Syariah Indonesia, dan sejumlah tamu undangan. (*)











