Disnav Sabang Beri Multi Vitamin dan APD Kepada Karyawannya

oleh -833 Dilihat

Sabang (AD) – Dalam rangka pencegahan berkembangnnya Pandemi Virus dan memutuskan mata rantai Covid-19 Kantor Distrik Navigasi Kelas II Sabang memberikan multi vitamin dan Alat Pelindung Diri (APD) kepada karyawannya serta tenaga kontrak dilingkungan lembaga itu.

Menurut Kerpala Distrik Navigasi Kelas II Sabang Gino Suyadi Hutabarat SE yang disampaikan Kasie Operasi Disnav Sabang M. Jamil SH, pemberian berupa multi vitamin dan APD kepada Koordinator di tiap tiap Kelompok Operasi bertujuan untuk menjaga kesehatan bagi karyawannya dan juga guna menghindari dari serangan Covid-19., kata M.Jamil, Rabu (06/05/20) di ruang kerjanya.

Meskipun barang barang yang dibantu itu bukan berupa sembako tambah M. Jamil, akan tetapi pemberian tersebut merupakan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh mereka dalam mengatasi penularan wabah virus yang sangat mencekam dunia termasuk Indonesia.

Kinerja para ASN dan tenaga kontrak di Distrik Naviagasi Sabang, nyaris keseluruhannya di Operasional dan mengandung resiko yang tinggi, oleh karena itu mereka diberikan bantuan multi vitamin berupa, susu beruang, lemon botol you C100, vitamin C 500 mg dan jenis masker.

Kemudian bagi para Anak Buah Kapal (ABK) diberikan alat kelengkapan kerja seperti APD, sarung tangan karet, sepatu lars karet dan hand disconrer dimasing masing Unit Operasional, jelas M. Jamil.

Jamil juga menerangkan, menghadapi mencuatnya wabah Pandemi Covid-19 Distrik Navigasi Sabang, lebih cermat dalam menghadapi wabah ini. Hal tersebut dikarenakan para ASN Disnav Sabang banyak yang berada bertugas diluar Kota Sabang seperti di Pulau pulau, dan Stasiun Radio Pantai yang ada di Provinsi Aceh.

Belum lagi petugas jaga lampu rambu suar yang ada di seluruh Provinsi Aceh, yang harus terpelihara dan dipantau jangan sampai lampu rambu suar di menara menara itu padam karena Rambu suar tersebut adalah gunanya melayani dunia pelayaran Internasinal.

Oleh karena itu, lanjutnya perlu selalu dilakukan perawatan dan para penjaga menara suar tiap dua bulan mereka di Aflossing, dan itu sangat perlu sekali kebugaran para ASN saat melaksanakan tugas, ujarnya.

Konon, pada bulan depan akan dilaksanakan perawatan rambu rambu suar yang ada Dipantai Barat Aceh dan Pantai Timur Aceh, hal itu sekaligus juga aflossingnya para Penjaga Menara Suar yang ada di pulau pulau. Mereka bertuga jaga menara suar sudah menjalani tiga bulan dan bulan depan harus afloosing.

Maka, para anak dan isteri para Penjaga Menara Suar selama merebak Virus Corona tidak pernah ketemu dan ini akan dapat mempengaruhi jiwa para Penjaga Menara dan Intrinya sebab, mereka tidak tau harus bagaimana menghadapi wabah ini bila tidak berdekat dan itu harus kita pahami.

Itu merupakan, resiko para ASN yang bertugas di Menara Suar dipulau pulau terpencil yang jauh dari keramaian dan keluarga, dan operasinal lainnya juga berisiko seperti di Bengkel yang selalu melayani kerusakan pada Kapal Negara, kerusakan Mooring Buoy milik SBNP dan kerusakan lainnya yang ada di Stasiun Radio Pantai. Apabila kapal bergerak melaksanakan perawatan Rambu Suar maka petugas Bengkel juga turut berangkat untuk perbaikan kerusakan pada Ramsu, Mooring Buoy Merah dan Hijau yang ada ditengah laut serta Mooriong Buoy sebagai tanda siang, ungkapnya..(Jalal).