Lhoksukon, (AD) – Bencana banjir yang melanda wilayah Aceh Utara sejak 2 Januari 2022 masih belum berakhir, khususnya di ibu kota Aceh Utara di Lhoksukon.
walau jalan – jalan utama sudah bisa dilalui, namun sebagian besar rumah – rumah penduduk masih di rendam banjir, antara lain di kemukiman Lhoksukon barat dan kemukiman Matang Ubi. Sehingga aktifitas warga masih terhenti dan tidak dapat mencari nafkah seperti biasa.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Aceh Utara Zulkarnen, M.Pd menyampaikan bahwa menurut laporan relawan PKS di lapangan bahwa masyarakat sangat membutuhkan bantuan sembako untuk bertahan hidup selama banjir dan juga bantuan air bersih.
Oleh karena itu DPD PKS Aceh Utara dengan segera merespon hasil laporan relawan, apa yang dibutuhkan oleh masyarakat yang terdampak banjir, “begitu kita menerima laporan dari relawan, PKS Aceh Utara langsung merespon dan menyalurkan Air bersih untuk korban banjir dan bantuan tersebut sedekah anggota PKS untuk warga yang membutuhkan,” ujarnya Zulkarnaen.
Lanjutnya, Air bersih tersebut di distribusikan oleh relawan PKS kepada masyarakat korban banjir dengan menggunakan galon 19 liter,” kita menargetkan 1000 galon air untuk masyarakat yang terdampak banjir,” ungkapnya.
Dalam menghadapi musibah Zulkarnen berharap kepada semua pihak untuk menguatkan rasa empati dengan sesama, “mari kita membantu saudara – saudara kita yang ditimpa musibah di manapun berada,” anaknya Zulkarnaen.
Selain itu, Zulkarnen yang juga anggota DPRK Aceh Utara, berharap kepada pemerintah Aceh Utara dan Pemerintah Aceh agar duduk bersama dalam rangka mencari solusi penanganan banjir yang hampir setiap tahun terjadi di Aceh utara, yang menyebabkan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Aceh Utara terhambat oleh bencana banjir, tutupnya,(r).
Laporan: Sayed Panton











