Banda Aceh (AD)- Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh, M. Yusuf Pang Ucok, SH, menyesalkan lemahnya kinerja Pertamina yang dinilai gagal menjaga stabilitas pasokan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah Aceh.
Dalam rilis pers, Jum’at, 7 November 2025, Pang Ucok menyebut, kondisi kelangkaan BBM telah berulang kali terjadi di berbagai daerah seperti Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen hingga Banda Aceh. Ia menilai situasi ini sangat merugikan masyarakat dan membuat aktivitas ekonomi lumpuh.
“Ekonomi Aceh macet akibat Pertamina sering gagal menjaga pasokan BBM di SPBU seluruh Aceh. Ini sama saja mematikan ekonomi rakyat,” tegas Pang Ucok.
Selain itu, ia juga menjelaskan, antrean panjang kendaraan di SPBU kini menjadi pemandangan umum setiap kali pasokan terganggu. Antrean bahkan kerap mengular hingga beberapa kilometer dan menyebabkan kemacetan panjang di sejumlah ruas jalan utama.
“Ironisnya, antrean panjang itu sering terjadi saat waktu salat Magrib. Jalan menjadi macet total, suara klakson bersahutan, dan banyak warga tertunda menunaikan ibadah karena terjebak dalam antrean BBM,” ungkapnya.











