Pasca Serangan Teroris di Polsek Astana Anyar, Polresta Banda Aceh Siagakan Personel

oleh -385 Dilihat

Banda Aceh (AD)- Kepolisian Resort Kota (Polresta) Banda Aceh semakin meningkatkan kewaspadaan pasca serangan teroris di Polsek Astana Anyar, Polrestabes Bandung, Polda Jabar, Rabu pagi, 7 Desember 2022.

Personel Polresta Banda Aceh dan jajaran Polsek melaksanakan kegiatan PAM di Mako guna mengantisipasi terorisme dan gangguan kamtibmas lainnya.

Pengamanan dilakukan oleh sejumlah personil Polresta Banda Aceh di pintu masuk Polresta maupun Polsek jajaran secara ketat. Sementara, beberapa personel Polresta Banda Aceh terlihat bersenjata lengkap dengan menggunakan rompi anti peluru menyebar di sudut Mako Polresta Banda Aceh.

BACA..  Kapolresta Banda Aceh Diperiksa Mabes Polri, Kapolda Tunjuk Kabid TIK Jadi Pelaksana Tugas

“Ini untuk jaga-jaga sesuai instruksi pimpinan. kita tak boleh lengah, personel semua diwajibkan siaga tanpa terkecuali dan tanpa batas waktu yang ditentukan sampai ada instruksi berikutnya,” ujar Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kabag Ops Kompol Iswahyudi, SH, Rabu, 7 Desember 2022.

Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan yang terjadi seperti masuknya pelaku kejahatan yang salah satunya ancaman teror maupun tindak kejahatan lainnya yang menyasar anggota kepolisian yang berseragam.

BACA..  Kapolresta Banda Aceh Diperiksa Mabes Polri, Kapolda Tunjuk Kabid TIK Jadi Pelaksana Tugas

Kabag Ops Polresta Banda Aceh mengatakan, kegiatan ini dilakukan guna antisipasi dengan cara memperketat dan melakukan pemeriksaan terhadap setiap orang dan kendaraan yang memasuki Mapolresta.

“SOP pemeriksaan yang dilakukan meliputi beberapa item diantaranya, memberhentikan dan memeriksa kendaraan yang masuk dengan menggunakan alat pemeriksaan jenis “Miror” untuk memeriksa di bawah mobil dan memeriksa kedalam mobil secara kasat mata,” jelasnya.

Kemudian, menurunkan penumpang untuk dilakukan pemeriksaan badan dengan menggunakan Garret atau alat anti logam dan barang bawaan.

Selain itu, kata Iswahyudi, petugas juga memeriksa kartu identitas orang yang memasuki Mapolresta seperti KTP atau identitas lainnya. Untuk KTP selanjutnya dititipkan di penjagaan dan akan diberikan kembali setelah keluar dari Mapolresta.

BACA..  Kapolresta Banda Aceh Diperiksa Mabes Polri, Kapolda Tunjuk Kabid TIK Jadi Pelaksana Tugas

“Semua aktifitas selama pemeriksaan, diawasi oleh personel yang siaga dengan menggunakan senjata api, bodyvest dan helm Kevlar,” tutur Kabag Ops.

“Kami mengharapkan kepada seluruh warga untuk bersama – sama menjaga keamanan dan ketertiban kota Banda Aceh dan sekitarnya, laporkan kepada kami bila mengetahui ataupun mengalami tindak pidana,” pungkasnya. (*)