Pangdam IM: Tidak Ada Ampun Prajurit Terlibat Narkoba

oleh -1459 Dilihat

Banda Aceh (AD)- Menyikapi maraknya kasus penyalahgunaan narkoba di Provinsi Aceh, Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han), menegaskan kepada seluruh Komandan Satuan (Dansat) di jajaran Kodam IM untuk meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap prajurit guna mencegah keterlibatan mereka dalam penyalahgunaan.

Pangdam IM menyampaikan hal ini menyusul beberapa kasus penindakan yang telah dilakukan oleh Intelijen Kodam IM terhadap masyarakat yang terlibat dalam jaringan narkoba di berbagai wilayah Aceh.

BACA..  Polda Aceh PTDH Anggota Polres Aceh Selatan Diduga Terlibat Perampokan Toko Emas

Menurutnya, penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kehidupan individu, tetapi juga mencoreng citra satuan, merusak disiplin militer, serta mengancam stabilitas keamanan di wilayah.

Pangdam IM menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi prajurit yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.

BACA..  FISIP USK Satukan Suara, Aceh Harus Jadi Pemain Utama di Blok Andaman

“Saya perintahkan kepada seluruh Dansat untuk memperketat pengawasan terhadap anggotanya. Jika ada prajurit yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, maka akan diproses sesuai hukum pidana militer dan dikenakan sanksi berat,” tegas Pangdam, Sabtu, 15 Februari 2025.

Pangdam IM mengingatkan bahwa narkoba adalah musuh bangsa yang harus diperangi bersama. Ia menegaskan bahwa setiap pengedar dan pengguna narkoba adalah penghianat bangsa yang harus diberantas karena dampaknya sangat merusak, baik bagi individu, keluarga, maupun masyarakat secara luas.

BACA..  Aceh Masuki Fase Rehab-Rekon, Mendagri Tekankan Pentingnya Publikasi

“Narkoba bukan hanya menghancurkan masa depan seseorang, tetapi juga merusak tatanan sosial dan keamanan. Jangan pernah memberi ruang bagi narkoba di lingkungan satuan kita,” kata Pangdam.