“Khusus D1 dan D3 Aceh Carong bagi masyarakat miskin dan korban konflik adalah program kerja sama pemerintah Aceh dengan 10 politeknik terbaik di Indonesia. Anak-anak kita yang tamat SMA/SMK/MA lulusan tahun 2019 sampai 2021 bisa mendaftar ke kabupaten/kota masing-masing,” kata Syaridin.
Sepuluh Politeknik itu adalah Politiknik Energi dan Mineral Akamigas, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional, Politeknik Lhokseumawe, Politeknik Kesehatan Aceh, Politeknik Aceh, Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh dan Politeknik Manufaktur Bandung. Selanjutnya adalah Politeknik Negeri Jember, Politeknik Negeri Banyuwangi dan Politeknik Indonesia Venezuela.
Terkait pemilihan jurusan, para calon mahasiswa bisa melihatnya di website resmi BPSDM Aceh, www.bpsdm.acehprov.go.id. Senada dengan itu, segala persyaratan lain bagi peminat beasiswa pemerintah Aceh tersebut juga dapat dilihat di website BPSDM.
Khusus bagi peminat beasiswa dengan status sudah bekerja, para calon harus mengantongi izin cuti kerja dari atasan langsung. Peminat beasiswa S2 dan S3 juga diharuskan memuliakan essay yang punya keterkaitan dengan pembangunan di Aceh.
Syaridin melanjutkan pemerintah juga memberikan beasiswa untuk dokter mengambil pendidikan spesialis. Formasi yang dibuka atas usulan berdasarkan kebutuhan dokter spesialis di rumah sakit kabupaten/kota.
Sebelumnya pemerintah Aceh juga telah membuka peluang beasiswa pendidikan bagi aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah Aceh. Pendaftaran beasiswa itu telah ditutup pada Jumat pelan lalu. Saat itu BPSDM mengirimkan langsung pengumumannya ke masing-masing SKPA untuk kemudian dikirimkan rekomendasi siapa yang akan mendaftarkan diri sebagai penerima beasiswa.
Sementara itu, kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, mengatakan beasiswa pemerintah Aceh tersebut dibuka untuk umum lewat seleksi yang terbuka dan transparan. Ia meminta masyarakat untuk mencari informasi secara resmi baik di laman website BPSDM maupun mendatangi langsung kantornya di kawasan Lampineng Banda Aceh.
“Jangan percaya dengan oknum yang menjanjikan kelulusan beasiswa. Semua seleksi dibuka secara luas dan transparan. Beasiswa ini diberikan kepada masyarakat Aceh yang berhak dan tentunya semua harus melewati proses seleksi,” kata Iswanto.
Karena itu, Iswanto mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk memanfaatkan peluang tersebut dengan sebaik-baiknya. [ril]











