Ketua Inong Balee Aceh itu dengan tegas menyerukan perlawanan terhadap provokator yang memiliki agenda merusak perdamaian Aceh.
“Kami Pasukan Inong Balee menyatakan sikap untuk tetap mendukung perdamaian Aceh yang kini berjalan 15 tahun. Perdamaian Aceh adalah konsensus yang perlu dilaksanakan,” sebut Ketua Persatuan Inong Balee Aceh, Khairunnisak.
Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (Jasa) Wilayah Langsa juga menolak rencana aksi penggulingan kepemimpinan Wali Nanggroe Paduka Yang Mulia (PYM), Malik Mahmud Al-Haytar.
“Tadi Ketua Umum Jasa Langsa, Bustami Adoe, memanggil saya untuk memastikan seluruh anggota tidak terlibat dalam aksi tersebut,” ujar Wakil Ketua Jasa Kota Langsa, Maulana seperti dilansir Serambinews.com, Jumat (5/3/2021) lalu.
Bagaiman komentar Tengku Syekhi terkait aksi penolakan dari sana sini terutama dari kalangan eks GAM dan anak GAM, takutkah dia?
“Apapun rintangan dan hambatan, kami tetap akan gelar aksi pada tanggal tersebut, mau kami disebut provokator, pengganggu perdamaian dan sebagainya, kami tak peduli, biar rakyat yang menilai siapa provokator dan siapa penipu rakyat sesungguhnya,” pungkas pendukung setia mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf. (MU)











