Dan setelah mendirikan media siber, dia bergabung menjadi pengurus SMSI Aceh sebagai bendahara. Terakhir ia memilih mengabdi lewat SMSI untuk membangun negeri.
SMSI turut berkabung atas meninggalnya Azhar. Namanya cukup terkenal di Universitas Syiah Kuala karena dia sehari-hari menjadi dosen fakultas teknik perguruan tinggi negeri itu.
Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Aceh, Aldin Nainggolan juga menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya sejawatnya tersebut. Aldin mengatakan, segenap jajaran media khususnya keluarga besar SMSI Aceh merasa kehilangan atas kepergian almarhum.
Aldin mengatakan, beberapa minggu lalu ia sempat bertemu almarhum dalam rapat SMSI Aceh. Saat itu, katanya, kondisi almarhum dalam keadaan sehat-sehat saja.
“Semoga segala amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT. Untuk keluarga yang ditinggalkan semoga selalu diberikan ketabahan,” ucap Aldin.
Meninggalnya sosok santun dan bersahaja itu, mengagetkan para pemilik media online di tanah rencong. “Beliau sosok sangat baik dalam bergaul,” kata Sekretaris SMSI Aceh, Muhajir Juli.
Berita duka itu juga mengejutkan seluruh staf dan karyawan PT Aceh Monitor Media, perusahaan media online milik almarhum. “Kepada semuanya, tolong maafkan almarhum,” kata istri almarhum, Cut Hanim.
Selamat jalan Azhar Abdullah Arif. Segala perbuatan baik dan pengabdianmu untuk kebaikan selama ini insya Allah akan menemanimu. Terima kasih kawan atas jasa-jasamu. (rp)











