Usai MoU dengan Kejari, Pj Wali Kota Sabang Sambangi Gudang Bulog 

oleh -285 Dilihat
Pj Wali Kota Sabang menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat, saat berkunjung ke Bulog Unit Sabang.

SABANG (AD) Pejabat (Pj) Wali Kota Sabang Drs. Reza Fahlevi, M.Si melakukan pengecekan beras ke gudang Bulog, di Jalan Bypass, Gampong Cot Ba’U, Kecamatan Sukajaya, Kota, Sabang, Rabu, (5/4).

Kedatangan orang nomor satu di Sabang ini ke gudang Bulog, usai melakukan penandatanganan kerjasama Memorandum of Understanding (MoU) bidang Hukum dan Perdata Usaha Negara dengan Kejaksaan Negeri Kejari.

Kemudian Pj Wali Kota Sabang menyambangi gudang Bulog guna mengetahui kesiapan dan kesediaan beras bagi masyarakat Sabang.

Kedatangan Pj Wali Kota Sabang Drs. Reza Fahlevi, M.Si ke gudang Bulog Sabang itu turut didampingi Kadis Sosial Naufal, Kadis Pertanian dan Pangan, Camat Sukajaya Syahrial, Camat Sukakarya Hendra dan Kabag Humas Ady Akmal Siddiq serta para staf humas.

Pada kesempatan tersebut Reza Fahlevi mengatakan, kecukupan beras bagi kebutuhan masyarakat Sabang untuk dua bulan ke depan kini terpenuhi. Artinya, masyarakat tidak perlu khawatir karena Bulog telah memasukan beras ke Sabang sampai dua bulan ke depan.

“Kita bersyukur dan masyarakat tidak perlu khawatir karena Bulog telah menyediakan kecukupan beras untuk dua bulan ke depan, kemudian dalam waktu tidak lama lagi pihak Bulog juga akan memasukan beras lagi,” kata Reza Fahlevi.

Sementara Kepala Unit Bulog Sabang Zulfikar menjelaskan, pihaknya terus memonitor kebutuhan beras bagi masyarakat Sabang, karena kebutuhan pangan khususnya beras menjadi tanggung jawab Bulog.

Pun demikian masyarakat Sabang tidak perlu gundah karena kesiapan dan kesediaan beras di Bulog Sabang tidak pernah terputus bahkan, kini Bulog Sabang menyediakan beras untuk kecukupan selama dua bulan ke depan dan akan ada pemasukan lagi dalam waktu dekat ini.

Sekarang Bulog Sabang menyetop 62 ton beras atau untuk kebutuhan selama dua bulan, sedangkan kebutuhan masyarakat Sabang sendiri perbulan sekitar 26 ton. Artinya, kesediaan beras melebihi untuk dua bulan ke depan., jelas Zulfikar.(Jalaluddin Zky).