Dalam surat tersebut, KPA dan JASA merinci empat poin krusial yang membuat Wan Malaya dinilai tidak layak kembali memimpin:
1. Kegagalan Elektoral: Di bawah kepemimpinan Wan Malaya sebelumnya, PA di Nagan Raya mengalami kemunduran signifikan. Perolehan kursi di DPRK merosot tajam dari 5 kursi yang sebelumnya menduduki posisi Ketua DPRK turun menjadi hanya 3 kursi. Ini dinilai sebagai bukti lemahnya manajemen struktural kepemimpinannya.
2. Bukan Eks Kombatan: KPA dan JASA menyoroti latar belakang Wan Malaya yang tidak merepresentasikan eks kombatan, padahal Partai Aceh lahir dari rahim perjuangan bersenjata.
3. Ingkar Janji Kantor Permanen: Selama lima tahun memimpin, janji untuk mendirikan kantor partai permanen tidak terwujud. Sekretariat PA masih menempati rumah pribadi Wan Malaya dengan status sewa tahunan menggunakan anggaran partai.
4. Minim Transparansi Anggaran: Kepemimpinan Wan Malaya dinilai tidak transparan dalam pengelolaan dana partai, sehingga memicu krisis kepercayaan dari internal kader.
Mengakhiri keterangannya, para pengurus KPA dan JASA secara penuh kebijaksanaan meminta Mualem selaku Ketum Partai Aceh beserta jajaran pengurus DPP PA agar mendengarkan suara jamaah di arus bawah.
“Jangan hanya gara-gara Plt Ketua DPW PA Nagan Raya, DPP mengabaikan suara arus bawah, sehingga memicu gelombang kekecewaan dari mantan Kombatan dan Aneuk syuhada yang pada akhirnya mereka meninggalkan Partai Aceh yang telah susah payah dibesarkan,” tutur Panglima Reubong. (*)
Berikut rincian nama dan jabatan para petinggi KPA Nagan Raya yang hadir:
Pimpinan Daerah & Wilayah
* Abu Dad (Tuha Peuet Wilayah)
* Maswardi (Panglima Daerah I)
* Said Hasyim / Said Acem (Abuti) (Panglima Daerah II)
* Sudirman TB (Panglima Daerah III)
* Ismail (Panglima Daerah IV)
Panglima Sagoe Se-Nagan Raya
* TGK. Zulkifli (Panglima Sagoe Beutong Ateuh)
* Ramli (Tu Proyek) (Panglima Sagoe Beutong Bawah)
* Ambia (Aan) (Panglima Sagoe Kila)
* Ahmad Yani (Panglima Sagoe Kayee Raya)
* Bustami Yatim (Panglima Sagoe Kuta Raja)
* Amren (Panglima Sagoe Syech Baqdad)
* Mahyuddin (Panglima Sagoe Kuala Raja)
* Khairul (Panglima Sagoe Pinto Kareung)
* Marzuki (Panglima Sagoe Gajah Puteh)
* Zulkarnaini (Reubong) (Panglima Sagoe Ujong Raja).











