Oleh sebab itulah, Wagub mengatakan, Pemerintah Aceh berkomitmen mendukung segala bentuk kegiatan syiar Islam di Bumi Serambi Mekkah. Dengan begitu diharapkan nilai nilai Islami dalam diri masyarakat Aceh tidak pudar.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Zahrol Fajri mengatakan, kafilah Aceh berjumlah 45 orang. Mereka terdiri dari 20 peserta, 6 pelatih dan 19 oficial pendamping.
“Para peserta sudah mengikuti latihan dalam 3 tahap,” kata Zahrol.
Lebih lanjut, Zahrol mengatakan, para peserta dan pelatih akan berangkat pada 2 Oktober ke Jakarta dan akan memulai latihan tahap keempat bersama pelatih nasional selama satu minggu.
Selanjutnya, pada tanggal 8 Oktober 19 oficial pendamping berangkat dari Banda Aceh ke Jakarta. Lalu transit di Jakarta untuk berkumpul bersama peserta dan selanjutnya berangkat bersama ke Sulawesi Tenggara.
Para peserta Aceh akan mengikuti lima cabang lomba pada kategori putra dan putri, yaitu tilawah Quran anak, tilawah Quran dewasa, tahfiz, tafsir dan hafalan hadis. (*)











