Ia menambahkan, perlu kehadiran personel yang terlibat pada pos – pos pengamanan di titik – titik rawan kriminalitas, rawan kemacetan untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengunjung
“Siapkan peralatan, sarana dan prasarana untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pengamanan. Lakukan komunikasi, koordinasi dan kedepankan kerjasama yang sinergis dan harmonis dengan seluruh instansi terkait dan segenap elemen masyarakat dalam rangka memberikan pelayanan
terbaik kepada masyarakat,” ujar Satya.
Apel kesiapan ini di selenggarakan untuk mengecek kesiapan pengamanan PKA ke-8 tahun 2023, terutama terkait dengan kekuatan personel, kelengkapan peralatan, sarana dan prasarana, serta kesiapan institusi lain yang terlibat sebelum melaksanakan tugas di lapangan.
“Melalui apel ini, diharapkan rencana pengamanan yang telah kita persiapkan dengan matang dan cermat, dapat dilaksanakan secara baik dan mampu mendorong sinergitas stakeholder, sehingga penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Aceh ke-8 tahun 2023 dapat berjalan dengan sukses,” pungkasnya.
Yang terakhir, saya mengharapkan tampilkan sikap humanis, awali pelayanan dengan senyum, salam dan sapa serta hindari sikap arogansi dan kesewenang – wenangan.
“Kita disini terlibat sebanyak 897 personel, tentunya banyak tingkah laku yang berbeda, dan saya harapkan minimalisir kesalahan sekecil apapun, agar kita juga menampilkan aceh yang aman, nyaman, tertib dan penuh budaya santun dengan kearifan lokalnya, sehingga meninggalkan kesan yang baik,” tuturnya.
Hadir dalam kegiatan Apel Gelar Pasukan dalam rangka pengamanan Pekan Kebudayaan Aceh Ke- 8 diantaranya, Wakapolresta Banda Aceh, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Aceh, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Banda Aceh, Personel TNI Polri, Satpol PP dan WH serta stakeholder yang terlibat dalam pengamanan kegiatan. (*)











