Pembangunan Jembatan Perintis Reje Payung Tuntas, Safrizal Acungkan Jempol untuk Prajurit TNI

oleh -144 Dilihat

Kepala Posko Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Dr. Safrizal ZA menyebutkan, pembangun jembatan gantung tersebut melibatkan personil TNI dari Koramil 05/Linge, 12 personel Batalyon Teritorial Pembangunan 854/Dharma Kersaka (Yon TP 854/DK) yang bermarkas induk di Pameu, Aceh Tengah, 1 personel asistensi dari Zeni Kodam (Engineering Division) Iskandar Muda, dan tiga masyarakat setempat.

Sebagai garda terdepan pertahanan Republik Indonesia, kata Safrizal, TNI hadir langsung ke lokasi bencana, sebagai bagian dari keluarga besar Indonesia. Program jembatan perintis Garuda, merupakan program strategis nasional dari Pemerintah Pusat yang pelaksanaan pembangunannya dilakukan secara gotong royong oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI).

BACA..  Kapolres Aceh Selatan Janji Rehab Rumah Janda Eks Kombatan GAM Hingga Bantu Modal UMKM

Safrizal menjelaskan, jembatan perintis Garuda dirancang khusus untuk memulihkan konektivitas, mempermudah mobilitas masyarakat, serta mendongkrak perekonomian di desa-desa terpencil atau wilayah pascabencana.

BACA..  Kapolres Aceh Selatan Janji Rehab Rumah Janda Eks Kombatan GAM Hingga Bantu Modal UMKM

“Alhamdulillah, berkat kerja keras TNI dan masyarakat, serta dukungan dari pihak-pihak lainnya, jembatan perintis Garuda III di Linge telah selesai dibangun. Dengan demikian, aktivitas warga dalam berbagai kepentingan, sudah dapat kembali berjalan normal,” ujar Safrizal.

Safrizal yang juga Dirjen Bina Adwil Kementerian Dalam Negeri, berpesan supaya dalam menghadapi persoalan pascabencana, semua pihak harus bersatu padu. Persatuan akan menambah mutu penanganan.

BACA..  KPA dan JASA Gelar Pertemuan Tolak Plt Ketua PA Nagan Raya

“Seperti kata pepatah, bersatu kita teguh, ribut-ribut kita runtuh,” sebutnya sembari mengacungkan jempol untuk TNI dan masyarakat di Linge. (*)