Bhayangkara Fest 2024: Pesta Rakyat dan Upaya Polda Aceh Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

oleh -126 Dilihat
module: a; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: SFHDR; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 133.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~25: 0.0;

Banda Aceh (AD)- Dalam waktu dekat akan digelar pesta rakyat yang dibungkus dengan nama Bhayangkara Fest 2024. Festival dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78 itu digelar selama empat hari, yaitu 5-8 Juli 2024.

“Akan ada kegiatan pesta rakyat, dalam hal ini kita bungkus dalam nama Bhayangkara Fest 2024. Acara ini dibuka pada Jumat malam, pukul 20.30 WIB,” kata Ketua Panitia Bhayangkara Fest, Kombes Winardy, kepada awak media, Kamis, 4 Juli 2024.

Winardy menjelaskan, dalam festival tersebut akan digelar pentas seni atau pameran budaya 23 kabupaten kota, pemuda kreatif expo, pameran alutsista, bazar UMKM, dan pasar murah. Selain itu juga ada salawatan, zikir, parade artis nasional serta acara menarik lainnya.

BACA..  Selebgram asal Aceh Jaya Ditetapkan Sebagai Tersangka

Adapun peserta yang ikut berpartisipasi dan meramaikan Bhayangkara Fest tersebut adalah, pelaku UMKM, 23 pemerintah kabupaten/kota, perusahaan swasta, komunitas pemuda, pelaku seni daerah, dan elemen masyarakat lainnya.

“Festival ini didukung oleh Pemerintah Aceh dengan 23 anjungan daerah kabupaten/kota. Kemudian, sponsorship Bank Aceh, yang pada 7 Juli nanti akan kita laksanakan Bhayangkara Run. Hal itu merupakan salah satu cara kita melakukan promosi untuk PON XXI Aceh-Sumut,” kata Winardy, yang juga menjabat Dirreskrimsus Polda Aceh itu.

BACA..  Selebgram asal Aceh Jaya Ditetapkan Sebagai Tersangka

Di samping itu, Winardy juga menyampaikan, bahwa Bhayangkara Fest merupakan upaya Polda Aceh untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, dengan harapan perputaran uang lebih besar dari Bhayangkara Fest tahun lalu.

“Pada Bhayangkara Fest tahun ini kita harapkan terjadi peningkatan perekonomian masyarakat dengan hadirnya lebih kurang 100 UMKM. Perputaran uangnya juga lebih banyak dari tahun kemarin, yang hanya mencapai Rp30 miliar lebih,” katanya.

Selain itu, ia juga berharap, dengan simulasi pengunjung bisa mencapai 30 ribu orang per hari, pelaku UMKM yang membuka stan di Bhayangkara Fest pendapatannya bisa maksimal. Transaksi pada setiap UMKM juga disediakan metode pembayaran dengan menggunakan uang digital Qris.

Terakhir, Winardy berpesan kepada masyarakat yang mengunjungi Bhayangkara Fest untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban, serta juga menjaga kebersihan. Karena, selain sebagai ajang promosi PON Aceh-Sumut, Bhayangkara Fest juga sebagai ajang silaturahmi masyarakat Aceh dalam menyongsong Pilkada serentak pada November mendatang. (*)