Banda Aceh (AD)- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Bier Budy Kismulyanto, bersama jajaran melakukan kunjungan kehormatan ke Markas Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda dan diterima langsung oleh Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, Selasa, 5 Agustus 2025.

Kunjungan ini menjadi sarana memperkuat hubungan kelembagaan antara Bea Cukai dan TNI, khususnya dalam mendukung tugas-tugas pengawasan di wilayah perbatasan serta penindakan terhadap penyelundupan dan peredaran barang ilegal.
Dalam pertemuan tersebut, Mayjen TNI Niko Fahrizal memaparkan sejarah panjang Kodam Iskandar Muda yang telah menjadi garda pertahanan di Aceh. Ia menekankan bahwa, dalam masa damai, TNI tetap menjalankan perannya melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk membantu pemberantasan penyelundupan yang dapat mengancam kedaulatan negara.
Selain itu, ia juga menyoroti kejahatan narkotika merupakan ancaman serius bagi kemajuan bangsa. Meskipun Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, potensi tersebut tidak akan berarti jika generasi mudanya rusak akibat penyalahgunaan narkotika. Hal ini dinilai sebagai hambatan besar dalam pembangunan sumber daya manusia dan berdampak langsung pada masa depan negara.











