Ia mengatakan, mereka yang ikut vaksinasi tersebut merupakan pahlawan karena mau mendukung program pemerintah memutuskan mata rantai penularan virus corona.
Nurlaila (39), salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Koperasi dan UKM Aceh yang ikut vaksinasi massal itu, mengatakan, pelaksanaan vaksinasi massal itu menurutnya sangat penting dan bakal ampuh untuk mempercepat pembentukan kekebalan komunitas. Untuk itu, ia mendukung pemerintah untuk memperbanyak pelaksanaan vaksinasi massal.
“Vaksinasi ini tentu penting bagi kita di tengah terpaan wabah virus corona. Vaksin menjadi tameng untuk melindungi diri kita dari serangan virus,” kata Nurlaila.
Sementara itu, peserta vaksinasi lainnya, Agus Ramadhan (24), juga mengaku kalau vaksinasi Covid-19 tersebut merupakan salah satu langkah penting untuk menghentikan penyebaran virus corona.
“Alhamdulillah, saya sudah menerima vaksinasi covid-19. Saya berharap masyarakat mau untuk divaksin dan tidak perlu termakan informasi sesat,” kata Agus.
Untuk diketahui sampai hari ketiga (5/6) pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar Pemerintah Aceh itu telah menyasar 1.524 masyarakat. Seribuan lebih masyarakat yang divaksin itu, dilakukan oleh vaksinator dari instansi kesehatan Pemerintah Aceh yaitu petugas dari Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) dan petugas Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA). Selain itu juga ada petugas dari Rumah Sakit Kesehatan Kodam Iskandar Muda serta Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh.
Pasca didepriksa KPK, ternyata Taqwallah masih kepedean ya meskipun telah berkali kali diperiksa KPK.[rp]










