Etika Yang Dibutuhkan Dalam Menjalankan Pemerintahan

oleh -612 Dilihat
oleh
Etika

Karena orang-orang yang mendalami filsafat didalam hidupnya akan menjadikan dirinya sebagai orang yang bijak dalam menentukan atau melaksanakan sesuatu, dalam menjalakan tugas seorang aparatur pemerintahan sangatlah dituntut untuk profesional dan bertanggung jawab. Kode etik tersebut akan menjadi landasan hukum agar mereka yang bekerja didalam pemerintahan dapat menjalakan tugasnya dengan baik, jika mereka bijak dalam menjalakan tugasnya maka dapat dikatakan mereka adalah orang-orang yang beretika dalam menjalakan tanggung jawabnya sebagai seorang aparatur pemerintahan.

Nilai etika yang ada didalam diri seorang birokrat atau aparatur pemerintahan bukan hanya sekedar keyakinan bagi mereka yang menjalankan tugasnya didalam pemerintahan, namun juga sebagai suatu norma yang secara tidak langsung menjadi acuan dalam melakukan dan menindaklanjuti suatu hal didalam lingkungannya. Jika nilai norma itu dilanggar baik dengan sengaja ataupun tidak disengaja maka hal yang berdampak bagi mereka sendiri, disini moral mereka akan menjadi taruhannya yang mana jika mereka tidak bisa menjaganya maka mereka akan dicap tidak bermoral dalam menjalakan tugasnnya. Maka disini kita dapat melihat bahwa ketika kita menjalakan tugas didalam pemerintahan sangatlah perlu mengetahui akan hal-hal yang boleh dan tidak boleh kita lakukan, hal tersebut guna untuk menjaga agar tidak terjerumus kedalam arah yang salah. Dengan kata lain bahwa setiap orang itu mempunyai kewajiban untuk melakukan kebaikan dan menjauhi berbuat tidak baik, yang mana jika kita berbuat baik kepada orang lain maka orang lain akan berlakuan sama terhadap kita dan sebaliknya jika kita berbuat jahat terhadap orang lain maka jangan pernah mengharapkan balasan yang baik pula.

BACA..  Aceh Masuki Fase Rehab-Rekon, Mendagri Tekankan Pentingnya Publikasi

Setelah membahas mengenai filsafat dan etika yang keduanya saling berkaitan dalam dan guna menjalakan roda pemerintahan, yang tujuannya ialah agar para birokrat atau aparatur pemerintahan dapat mengetahui hal yang menjadi acuan dalam menjalakan tugasnya dan bertindak sebagai seorang aparatur pemerintahan tidak salah kaprah dan menganggap itu benar padahal salah besar, maka diperlukan etika yang baik agar dalam bekerjapun dapat dengan maksimal tanpa ada hal yang dilanggar satupun dan agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat dirasakan dengan baik oleh masyarakat itu sendiri.

BACA..  Pemerintah Aceh Desak BNPB Merekonstruksi Empat Jembatan Gantung 

 

PENULIS:

Khairil Mursalin (Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Syiah Kuala)