TPID Jeumpa Pertangunggung Jawabkan Program PID

oleh -449 Dilihat

Bireuen (AD) – Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Jeumpa, melaksanakan Musyawarah Antar Desa (MAD) ke II untuk mempertanggungjwabkan kegiatan Program Inovasi Desa Kecamatan tersebut, yang bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, Sabtu, pagi (07/12).

Musyawarah Antar Desa (MAD) itu sendiri dibuka oleh Camat Jeumpa, yang diwakili Sekcam, Chairullah Abed, SE mengatakan perlunya desa melakukan inovasi apa saja yang ada kaitannya dengan potensi desanya. Sering dalam pantauan pihaknya, jika desa-desa yang hampir semua unit Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) mengembangkan usahanya di bidang peternakan.

Lanjutnya, jarang sekali yang bergerak dibidang pengadaan barang dan jasa. Padahal potensinya sangat besar di Gampong. Misalnya, kegiatan pengerjaan rabat beton, justru urusan pengadaan semen, pasir dan batu serta material dan lainnya, bisa dilakukan melalui unit BUMG.

Dikatakan Sekcam Jeumpa yang akrap disapa Khaidir Abed, dalam tahun ini, di Gampong gencar mengkampanyekan Sosialisasi pencegahan stunting, yang event tersebut tentunya membutuhkan jasa dekor atau hias panggung, snack, dan paket bergizi yang juga seharusnya bisa dilakukan unit BUMG. “Begitu juga dalam kegiatan posyandu, yang tentunya membutukan paket makanan tambahan bayi, seharusnya bisa dilakukan unit BUMG,” pungkas Khaidir Abed.

Sedangkan para peserta yang mengikuti MAD ke II terdiri dari para Geuchiek, Tuha Peut, Pendamping Desa yang seluruhnya dari Kecamatan Jeumpa, serta turut dihadiri pula, unsur Forkompimcam Jeumpa. Dalam kegiatan MAD II tahun ini, setidaknya lima Gampong memperoleh penghargaan masing-masing, Gampong Mon Manee sebagai Gampong pengelolaan BUMG dengan unit usaha jasa online BRI Link, peternakan dan pertanian.

Selanjutnya, Gampong Blang Bladeh sebagai Gampong Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada Rumah Gizi Gampong (RGG) sebagai solusi pengobatan alami masyarakat juga salah satu cara dalam pencegahan Stunting. Seterusnya, Gampong Lipah Rayeuk memperoleh penghargaan sebagai Gampong yang turut berpartisipasi dalam pengolahan bambu menjadi kerajinan anyaman bubu/alat penangkap cumi dan ikan.

Dan selanjutnya Gampong Mon Jambee sebagai Gampong yang turut berpartisipasi dalam pengolahan daun pandan minyak menjadi kerajinan anyaman tikar beraneka ragam motif.
Serta yang terakhir, Gampong Cot Tarom dianugerahi sebagai gampong yang turut berpartisipasi dalam kerajinan pengolahan daun sirih dan buah sebagai bahan hias.

Sementara itu, Ansari Puteh, selaku ketua TPID Kecamatan Jeumpa pada kesempatan itu memaparkan pentingnya desa berinovasi dengan melaksanakan program yang dicanangkan dalam dana desa tahun 2020.

Dalam kesempatan yang sama, Rahmat Hidayat selaku Pendamping Desa Kecamatan Jeumpa ikut menyampaikan pentingnya pendirian dan pengelolaan BUMDES untuk menuju desa mandiri, dengan mendirikan BUMDES di desa dapat menambah PAD desa.

Kepala Puskesmas Jeumpa, Nana dhiana, SKM juga berperan aktif untuk menjelaskan tentang manfaat dan kegunaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk pencegahan dan pengobatan berbagai jenis penyakit. “Dulu, orang tua kita selalu memasukkan daun pandan ketika memasak air, itu sangat berguna untuk pencegahan berbagai jenis penyakit,” pungkas Nana Dhiana.(Maimun Mirdaz).