Kemudian, sambung dia, pada hari kedua terjual 3.100 paket, hari ketiga 6.670 paket, dan hari keempat sebanyak 12.800 paket. Secara keseluruhan, selama pergelaran Bhayangkara Fest, 26.470 paket komoditi bahan pokok habis terjual.
Selain itu, Winardy juga mengatakan, stand pasar murah Polda Aceh membantu terjadinya perputaran uang di Bhayangkara Fest. Sehingga juga mempengaruhi peningkatan perekonomian secara menyeluruh.
Di samping itu, kata Winardy, Bhayangkara Fest merupakan salah satu upaya Polda Aceh untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, dengan harapan perputaran uang lebih besar dari Bhayangkara Fest sebelumnya.
“Pada Bhayangkara Fest tahun ini, kita harapkan terjadi perputaran uang dan peningkatan perekonomian masyarakat. Dengan hadirnya lebih kurang 100 UMKM, termasuk stand pasar murah, diharapkan hal itu akan terwujud,” demikian, tutup Winardy. (*)











