Donasi Aceh untuk Korban Gempa di Sulbar Diarahkan untuk Bangun Masjid

oleh -251 Dilihat
Lokasi Pembangunan Masjid di Sulawesi Barat (Sulbar) dari Donasi Aceh untuk korban gempa.

Banda Aceh (AD) Masjid Al-Munawarah di Lingkungan Te’beng, Kelurahan Kasambang, Kecamatan Tampalang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) yang hancur total akibat gempa 15 Januari 2021 lalu, dinilai layak dibangun kembali dengan memanfaatkan ‘Donasi Aceh untuk Korban Gempa Sulbar.’

Penilaian tersebut disampaikan Tim Aceh yang ditugaskan melakukan assesment ke Sulbar guna menentukan sasaran pemanfaatan bantuan dari masyarakat Aceh yang dihimpun pascabencana gempa di provinsi itu pada 15 Januari 2021.

“Ya, berdasarkan perintah Pak Gubernur Aceh, kami menugaskan tim assesment ke Sulbar dan mereka sudah melaksanakan tugas beberapa hari di sana. Kami sudah menerima laporan hasil assesment untuk segera kita tindaklanjuti,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBA, Dr. Ir. Ilyas, MP didampingi Ketua Forum PRB Aceh, Nasir Nurdin.

Tim Aceh ke Sulbar dipimpin Said Ashim sebagai Kabid RR BPBA, dengan anggota masing-masing Mukhsin Syafii, ST, MT, Kasi Rekonstruksi BPBA, Rahmat Thalib, ST, M.Si, Bendahara Forum PRB Aceh, dan Rizki Afrzal, ST, Kasi Pengendalian Sarana dan Prasarana Dinas Perkim Aceh, sebut Ilyas.

Lanjutnya, tim berangkat ke Sulbar pada 1 Oktober 2021. Setelah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sulbar dan Kalaksa BPBD Kabupaten Mamuju, selanjutnya tim turun ke beberapa lokasi untuk menemukan masjid dan rumah ibadah yang hancur akibat gempa.

Ada empat lokasi yang disurvei oleh tim, kata Ilyas, diantaranya, Masjid Darul Falah, Masjid Al-Munawarah, Masjid Nurul Amin, dan Masjid Nurul Qamariah Kalubibing, ujarnya Ilyas.

Diantara empat masjid tersebut yang paling parah adalah Masjid Darul Falah dan Masjid Al-Munawarah. Masjid Darul Falah berlokasi di pinggir Jalan Poros Mamuju- Majene-Makasar, di lereng bukit dengan kondisi tanah labil, berjarak sekitar 29 km dari Mamuju, ibu kota Provinsi Sulawesi Barat. Masjid Darul Falah tersebut terletak di Dusun Tamao, Desa Tampalan, Kecamatan Tapalang. Kondisi hancur tinggal puing pondasi. Luas masjid 18 x 18 M² dengan luas area masjid 46 x 26 m M². Penduduk lebih kurang 600 KK.

Sedangkan, Masjid Al-Munawarah hancur total akibat gempa 15 Januari 2021 yang berpusat di Tampalang, yang terletak di Km 36, Jalan Poros Mamuju-Majene, di Lingkungan Te’beng, Kelurahan Kasambang, kecamatan Tampalang, Kabupaten Mamuju. ucapnya Kepala Pelaksana BPBA ini.

Sementara itu, Ketua BKM Masjid Al-Munawarah, Abdul Mutalib menjelaskan, luas tapak bangunan 12×12 M². Luas area masjid 1.000 meter persegi dilengkapi sertifikat hibah.

Lokasi Masjid Al-Munawarah sangat strategis di pinggiran jalan menghadap ke laut dan menjadi tempat singgah bagi pengemudi dan para penumpang sebelum memasuki Kota Mamuju, terangnya Ketua BKM Masjid Al-Munawarah.

Selanjutnya, Kondisi Masjid Nurul Amin rusak ringan dan sudah diperbaiki dan bisa digunakan kembali namun sebagian warga berinisiatif membangun masjid yang baru. Masjid Nurul Amin, terletak di Kelurahan Rangas, Kecamatan Simborok, Kabupaten Mamuju, Jalan Abdul Malik Pattana Endeng, Km 7,5.

Dan yang terakhir Masjid Nurul Qamariah Kalubibing, yang berlokasi di Jalan Poros Mamuju-Majene, berjarak 5,1 km dari Kantor Bupati Mamuju. Kondisi masjid rusak ringan dan sudah diperbaiki, sudah bisa digunakan kembali namun sebagian warga berinisiatif membangun masjid baru.