Tangkal Penyebaran Paham NVE Pada Anak, Densus 88 Perkuat Peran Orang Tua di MAN 4 Aceh Besar

oleh -55 Dilihat

Aceh Besar (AD)- Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, keluarga dituntut menjadi benteng pertama dalam melindungi anak dari berbagai pengaruh negatif di ruang siber, termasuk penyebaran paham Nihilistic Violent Extremism (NVE).

Pesan itulah yang mengemuka dalam Seminar Parenting bertema “Sinergi Madrasah dan Keluarga Membentuk Karakter Anak” yang digelar di MAN 4 Aceh Besar, Sabtu, 25 Juli 2026.

BACA..  Safrizal: Aceh Segera Masuki Fase Pascabencana Per 1 Agustus, Disampaikan di Hadapan Rektor PTN Se-Aceh

Seminar tersebut menghadirkan Ust. H. Masrul Aidi, Lc. sebagai pemateri utama. Sementara itu, Tim Pencegahan Satgaswil Aceh Densus 88 Antiteror Polri, yang diwakili Aipda Azwar, S.Sos., M.Si., membawakan materi bertajuk “Peran Orang Tua dalam Mencegah Bahaya Penyalahgunaan Gawai dalam Penyebaran Paham Nihilistic Violent Extremism (NVE) pada Anak.”

BACA..  Gubernur Mualem: Sebaran LGBT di Aceh Persoalan Serius, Harus Dicegah

Dalam paparannya, Aipda Azwar menegaskan bahwa kemajuan teknologi informasi telah membuka ruang belajar yang luas bagi generasi muda. Namun, di balik berbagai manfaat tersebut, dunia digital juga menjadi medium yang kerap dimanfaatkan kelompok tertentu untuk menyebarkan ideologi kekerasan dan paham ekstrem kepada anak-anak maupun remaja.

BACA..  Ratusan Siswa Tiga SMKN Banda Aceh Ikuti Screening HIV dan Edukasi Kesehatan

Menurutnya, paham Nihilistic Violent Extremism (NVE) yang mengedepankan kekerasan dan menolak nilai-nilai kemanusiaan dapat menyusup melalui media sosial, platform digital, hingga berbagai konten internet yang mudah diakses tanpa pengawasan.