Aceh Utara, (AD) – Masyarakat di Aceh Utara masih banyak tinggal di rumah tidak layak huni, seperti hari ini, Selasa, (18/1/2022), politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh Utara yang merupakan anggota komisi IV DPRK Aceh Utara meninjau langsung lokasi rumah tidak layak huni yang ditempati oleh warga desa Kota Panton Labu.
Anggota DPRK Aceh Utara tersebut yaitu Zulkifli, Zulkifli langsung meninjau beberapa titik rumah warga yang tidak layak huni yang ada di Dusun 1, Desa Kota Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. Dimana rumah yang ditinggali oleh warga tersebut memang sangat-sangat tidak layak lagi ditempati, kondisi rumah pun hampir ambruk ke sungai.
Dia pun langsung masuk kedalam rumah yang dikunjunginya, begitu naik ke salah satu rumah yang dihuni oleh keluarga fakir miskin tersebut, dia (Zulkifli) begitu melihat kondisi rumah tersebut sangat memprihatinkan, lantai yang terbuat dari papan sebahagian lantai sudah patah dan sebahagian lagi sudah lapuk, jelasnya politisi PKS ini.
“Kalau kita lihat berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 15 tahun 2021, Bab II Tentang Program dan Kegiatan Bersama yang tertuang dalam pasal 13 poin 1 huruf d yang bunyinya Pembangunan dan Peningkatan Rumah Layak Huni, dan ini sangat jelas” kata Zulkifli.
Nah, ini patut dipertanyakan kepada pemerintah Aceh Utara khususnya dinas terkait yaitu Dinas Perumahan Rakyat
Dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh Utara.
Lanjut Zulkifli, apakah selama ini Perkim Aceh Utara ada enggak mengalokasikan anggaran seperti yang tertuang dalam huruf d poin 1 pasal 13, atau jangan-jangan Perkim Aceh Utara tidak kebagian anggaran tersebut. Kalau memang ada anggaran tersebut dikemanakan, tanyak Zul Panton ini sapaan akrabnya.
“Kita mengharapkan kepada pemerintah Aceh Utara khususnya dinas perkim Aceh Utara agar tahun ini kalau ada anggaran tersebut, agar dialokasi kepada yang betul-betul berhak menerimanya. Biar persoalan kemiskinan di Aceh Utara bisa tuntas,” terangnya.
Menurutnya, pada tahun sebelumnya dinas perkim Aceh Utara agak kurang membangun rumah layak huni kepada masyarakat di Aceh Utara, sedangkan masyarakat Aceh Utara masih banyaknya tinggal di rumah tidak layak huni.
Pihaknya mengharapkan agar tahun ini dinas perkim Aceh Utara bisa mendapatkan anggaran untuk pembangunan dan peningkatan rumah layak huni dari pemerintah Aceh.[]
Laporan: Sayed Panton











