Aceh Pop Culture Fest Catat Transaksi Rp 700 Juta dan Sedot Belasan Ribu Pengunjung

oleh -327 Dilihat

Aceh Pop Culture Fest Catat Transaksi Rp 700 Juta dan Sedot Belasan Ribu Pengunjung

BANDA ACEH, AD – Aceh Pop Culture Fest yang berlangsung 18-20 Maret 2022 di Taman Sulthanah Safiatuddin, Kota Banda Acehm resmi berakhir pada Senin, 20 Maret 2023.

Selama tiga hari pelaksanaan, event ini menyedot perhatian masyarakat dengan jumlah kunjungan nyaris 11.000 pengunjung. Sebagian besar dikunjungi kawula muda.

“Dari catatan penyelenggara, total pengunjung sebanyak 10.059 orang, dengan jumlah terbanyak ada di hari terakhir yaitu 3.912 orang,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Almuniza Kamal, Senin, 20 Maret 2023.

BACA..  Bank Aceh dan Taspen Gelar Sosialisasi Hak dan Kewajiban serta Wirausaha Pintar bagi PNS Menjelang Pensiun

Selain itu, kata Almuniza, dari puluhan stan UMKM dan brand lokal yang hadir mampu mencatatkan transaksi ekonomi hingga Rp 732,5 juta.

“Aceh Pop Culture Fest menggambarkan apiknya kolaborasi antar komunitas dan pelaku ekonomi kreatif, yang kemudian mampu menciptakan daya tarik wisata,” katanya.

Ia pun menjelaskan, event Aceh Pop Culture Fest ini hadir dengan mengusung konsep baru. Pertama, penyelenggara menerapkan metode QR Code di gerbang masuk lokasi acara. Setiap pengunjung harus melakukan scan barcode.

BACA..  Mukhtaruddin Usman Kembali Pimpin SPS Aceh

“Tujuannya agar kita mengetahui dengan pasti jumlah pengunjung event tersebut, sehingga dengan data ini akan memudahkan kami pihak pemerintah dalam menentukan kebijakan selanjutnya,” ujar Almuniza.

Kedua, event ini menerapkan bebas sampah plastik. Para pemilik tenan diminta tidak lagi menggunakan plastik untuk membungkus produk, tapi menggunakan paper bag (tas/kantong kertas).

BACA..  Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM

“Pengunjung kami minta untuk membawa botol minuman sendiri. Di lokasi, acra juga turut disediakan water refill station untuk mengisi air. Langkah ini, merupakan bentuk dukungan Pemerintah Aceh dalam mewujudkan Indonesia bebas sampah plastik pada 2025,” pungkasnya.

Ketiga, penerapan pembayaran dengan QRIS sebagai upaya mewujudkan teknologi keuangan agar proses transaksi menjadi lebih mudah, cepat dan terjaga keamanannya.