Banda Aceh (AD)- Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang membidangi Kesehatan, Muslim Syamsuddin, ST. MAP mengaku kecewa dengan Direktur Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUZA) yang telah mempublikasikan hasil swab seorang Ulama Kharismatik Aceh asal Kabupaten Bireuen, Tgk HB.
“Seharusnya Direktur RSUZA Dr. dr. Azharuddin SpOT K-Spine FICS, tidak perlu tergesa-gesa mempublikasikan hasil tersebut, karena dampaknya akan terjadi multy tafsir ditengah-tengah masyarakat,” ungkap Muslim Syamsuddin kepada media ini, Rabu 22 Juli 2020 di Banda Aceh.
Menurutnya, yang seharusnya mempublikasikan hasil swab tersebut, adalah juru bicara gugus tugas Pemerintah Aceh, biar informasinya keluar dari satu pintu. Bukan malah pihak rumah sakit yang mempublikasikannya.
Ia juga mengungkapkan keheranannya terkait hasil swab Tgk HB, kok bisa cepat sekali hasilnya keluarnya. Padahal sebelumnya, untuk mendapatkan hasil swab itu membutuhkan waktu dua hingga tiga hari lamanya.
“Muslim merasa heran dengan hasil swab Tgk HB, kok bisa secepat itu hasilnya keluar. Padahal selama ini, menurutnya, untuk mendapatkan hasil swab tersebut, dibutuhkan waktu dua hingga tiga hari lamanya,” ujarnya.
Selain itu, ia menjelaskan, bahwa tadi ada ada menghubungi juru bicara pemerintah Aceh Saifullah Adul Gani (SAG) untuk menanyakan prihal hasil swab Tgk HB. Namun SAG mengaku sampai saat ini dirinya belum mendapatkan informasi terkait hal tersebut.
“Berdasarkan hal itu, Muslim mempertanyakan, kenapa hasil swab Tgk HB bisa dipublikasikan oleh Direktur RSUZA. Seharusnya pihak rumah sakit menyampaikan terlebih dahulu kepada tim gugus tugas pemerintah Aceh sebagai pihak yang berkompeten dalam hal ini,” pinta Anggota Komisi V DPR Aceh ini.
Seharusnya, kata Muslim, pihak RSUZA perlu berkoordinasi dahulu dengan tim gugus tugas pemerintah Aceh, agar tidak terkesan tergesa-gesa dalam mengambil kebijakan mempublikasikan.
“Apalagi Tgk HB adalah seorang ulama besar dan pimpinan pesantren, maka dampak yang ditimbulkan akan sangat besar,” imbuhnya.
Oleh karena itu, ia berharap kepada masyarakat Aceh untuk dapat mendoakan Ulama Kharismatik Aceh Tgk HB segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT.
“Selaku masyarakat Aceh, kami turut mendoakan semoga Abu segera sembuh dari penyakit yang di deritanya. Karena kami masih sangat membutuhkan beliau sebagai pelita ummat,” demikian tutup Muslim Syamsuddin. (AF)











