Laporan | Iqbal
KOREA SELATAN (AD) – PT Imza Rizky Jaya (IRJ) Indonesia lakukan penjajakan kerjasama ekonomi dengan pengusaha asal Korea Selatan, mendirikan pabrik Lampu Bertenaga Surya, Bendungan, Jalan Tol, Tower Plant di Aceh, Oil dan Gas.
Bentuk kerjasama itu terikat dalam Memorandum of Understanding (MoU) dan akan dilaksanakan pada tahun 2021 mendatang. Penegasan itu disampaikan Presiden Direktur PT IRJ, Hj Rizayati saat bertolak ke negara ginseng tersebut pada atjehdaily.id, Kamis 22 Oktober 2020.
Penandatanganan Mou antara PT IRJ Indonesia dengan, Magna Tech, Co,Ltd, Juyoung Lighting, dan FT Solution dilakukan di Korea Selatan, dengan investasi pertama Rp.44 triliun rupiah.
“Ini kesempatan bagi pemerintah Indonesia, khususnya Aceh yang dipercaya pemerintah Korea Selatan sebagai tempat berinvestasi dan kerjasama bilatral ini. Saya yakin dan percaya seluruh masyarakat Aceh mendukung upaya yang saya lakukan,” jelas Rizayati.
Gagasan kerjasama investasi ekonomi tersebut, sebagai upaya mendorong percepatan terlaksananya pembangunan industri berskala besar, infrastruktur jalan dan penerangan.
“Kerjasama ini kedepannya sangat berdampak positif bagi bangsa Indonesia, karena nantinya pihak kita dapat mengaplikasi dalam bentuk peningkatan kapasitas lapangan kerja di Indonesia,” kata Dr. Hj. Rizayati, SH.,MM, yang juga Ketua Umum DPP Partai Indonesia Terang.
Sosok Pengusaha Indonesia, asal Aceh ini, kembali merintis dan menggagas kerjasama MoU Investasi Ekonomi atau semacam mendorong percepatan kerjasama kedua Negara “Indonesia-Korea Selatan”.
Kerjasama yang dilakukan dibidang peningkatan ekonomi dan perluasan lapangan kerja menjadi barometer bagi PT Imza Rizki Jaya(PT-IRJ) dengan Perusahaan Raksasa Korea Selatan.
Sebagai komitmennya untuk mewujudkan terciptanya lapangan kerja dan kesejahteraan serta kemakmuran bagi masyarakat Indonesia kedepannya dalam mengatasi persoalan pengangguran di tanah air.
“Apalagi selama kami di Korsel pihak kita tetap menaati protokol kesehatan( Prokes) Covid-19, ada hal menarik, sebagai bentuk kepeduliannya pihak Korea Selatan sempat menyatakan akan menyumbangkan sekitar 1.500 kotak untuk Aceh,”.
Kerjasama yang rintis ini tentu mendapat respon sangat positif dari Walikota dan Ketua Asosiasi Perdagangan negara Korea Selatan, Terkait kerjasama dengan berbagai perusahaan besar dari negara itu.











