Banda Aceh (AD)- Layanan telekomunikasi TelkomGroup mengalami gangguan pada hari Kamis 23 September 2021. Terganggunya layanan itu disebabkan putusnya jaringan fiber optik Telkom di tiga lokasi berbeda.
GM Telkom Wilayah Aceh, Agung Tri Cahyono menyampaikan, tiga lokasi putusnya jaringan fiber optik Telkom itu berada di ruas Kisaran – Tebing Tinggi pada kilometer 1 (satu) dari Kota Kisaran Sumatera Utara ruas Pulo Brayan- Kabanjahe di kilometer 6,4 Kota Kabanjahe dan ruas Bangkinang- Pangkalan Koto di kilometer 55 dari Kota Bangkinang Riau.
“Putusnya jaringan fiber optik Kisaran – Tebing Tinggi ini terjadi sekira jam 04.00 WIB. Akibat dari gangguan ini, kata Agung, bisa disolusikan dengan pengalihan trafik melalui rute lain, sehingga layanan TelkomGroup bisa berjalan. Namun tidak lama kemudian, jaringan fiber optik di ruas Pulo Brayan – Kabanjahe menyusul putus sekira jam 10.00 WIB,” ungkap Agung, Jum’at 24 September 2021.
Putusnya jaringan fiber optik di dua titik tersebut, kata Agung, menyebabkan terganggunya trafik menuju Aceh. Impact gangguan dirasakan pada layanan Telkomsel, Metro, VPN dan IndiHome di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.
Setelah terdeteksi adanya putus jaringan fiber optik di lokasi pertama, Telkom Aceh, Telkom Medan, dan Telkom Sumatera Utara langsung menuju lokasi dan melakukan upaya percepatan recovery infrastruktur. Selesai recovery di salah satu ruas, layanan kembali normal pada jam 13.15 WIB.
Namun sekira jam 18.00 WIB, jaringan fiber optik di ruas Bangkinang – Pangkalan Koto menyusul putus. Trafik dan layanan kembali terganggu. Tim teknis dari Telkom Riau turun untuk percepatan recovery.
“Selesai penyambungan dan test layanan recovery, meter reading terbaca sangat baik, trafik kembali normal. Tepat jam 21.30 WIB, layanan Tekomsel, Metro, VPN dan IndiHome Aceh telah kembali normal,” pungkas Agung.
“Kami mohon maaf atas gangguan layanan dan ketidaknyamanan yang terjadi. Telkom wilayah Aceh akan terus menjaga dan meningkatkan kehandalan layanan agar masyarakat Aceh dapat dengan nyaman menggunakan layanan TelkomGroup,” demikian tutup Agung mengakhiri keterangannya. (*)











