Reaksi publik Aceh yang terpantau dari berbagai media terhadap pidato presiden Jokowi pada acara Kenduri Kebangsaan, Sabtu 22 Februari 2020 di Bireun tertuju dan fokus pada soal kemiskinan.
Secara gamblang Presiden menyebutkan besaran kucuran dana ke Aceh khususnya dana otonomi khusus belum menjawab persoalan krusial kemiskinan yang kini masih berkisar di angka 15 %.
Diskursus soal pengentasan kemiskinan seperti tidak ada habisnya. Seluruh instrumen dan perangkat pemerintah menyebutkan salah satu indikator utama keberhasilan kelembagaannya adalah penurunan angka kemiskinan. Paling tidak kalau di level provinsi ada 12 SKPA yang mengklaim langsung berkaitan dengan isu ini.
Meskipun tidak dapat dipungkiri, langsung maupun tidak langsung seluruh rangkaian proses pembangunan baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun swasta juga saat berhubungan dengan pengentasan kemiskinan ini.
Baca Juga :













