“Sebelum meninggalkan rumah, pastikan semua pintu dan jendela terkunci dengan baik untuk menghindari tindakan kriminal. Cabut peralatan listrik yang tidak diperlukan guna mengurangi risiko kebakaran, serta titipkan rumah kepada tetangga atau aparat keamanan setempat agar tetap terpantau selama ditinggal mudik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mayjen TNI Niko Fahrizal juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan selama perjalanan. “Perjalanan jauh dapat menguras stamina, terutama jika menghadapi kemacetan panjang. Oleh karena itu, siapkan makanan dan minuman yang cukup, serta hindari mengemudi dalam kondisi mengantuk. Gunakan rest area yang tersedia untuk beristirahat dan segarkan kembali kondisi tubuh sebelum melanjutkan perjalanan,” pesannya.
Mayjen TNI Niko Fahrizal berharap agar momentum mudik ini dapat menjadi ajang silaturahmi yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Aceh.
“Saya berharap seluruh masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dengan aman dan nyaman, serta kembali ke tempat masing-masing dalam keadaan sehat dan selamat. Mari kita bersama-sama menjaga ketertiban, keselamatan, dan keamanan lingkungan selama mudik berlangsung,” pungkasnya.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan masyarakat lebih waspada dan siap dalam menghadapi arus mudik, sehingga dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga tercinta.
Kesadaran dan kepedulian setiap individu dalam menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain akan menjadi kunci utama dalam menciptakan mudik yang aman dan lancar. (*)











