Dalam acara itu, berbagai pihak dari unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, BUMN, perguruan tinggi, dan lembaga lainnya turut hadir untuk bersama-sama mendorong transparansi serta keterbukaan informasi publik di Aceh.
“Dengan hadirnya Portal Satu Data Aceh, diharapkan pengelolaan data di provinsi ini semakin terstruktur, efisien, dan dapat menjadi acuan dalam pengambilan kebijakan strategis ke depan,” ujar Joko. (*)










