Bireuen-(ADC)- Sekitar 25 peserta dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kabupaten Bireuen (AMPKB), giliran menggeruduk Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Selasa (23/10), setelah sebelumnya Kantor DPRK setempat menjadi sasaran aksi unjuk rasa mereka
Namun dalam aksi kali ini gagal menemui Bupati Bireuen H Saifannur, S.Sos maupun Wakil Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar, SH M.Si mengingat yang bersangkutan sedang berada d luar daerah. Begitupun perserta aksi, diterma Sekdakab Bireuen, Ir Zulkifli, SP serta asitennya, masing-masing Assten I, Mursyid, Sp dan PLT asisten III, Husaini, SH, MM dan turut didampingi Kepala DPKD Bireuen, Zamri SE, Kepala Kantor Kesbangpol, Zaldi AP, S.Sos, sertaKabag Humas Setdakab Bireuen, Farid Maulana SE, MSM .
Korlap AMPKB, Iskandar sebelum menyampaikan tuntutannya, mengatakan, jika aksi damai yang mereka lakukan bukan karena dibayar. Tapi, ini murni panggilan hati nurani, karena prihatin melihat kondisi Bireuen saat ini dan kepentingan masyarakat yang harus diperjuangkan.
Menyangkut petisi yang diusungnya, Iskandar mengupas habis sejumlah tuntutannya untuk ditind lanjuti phak eksekutif, yang antara lain menyangkut desakan agar Bupati Bireurn tidak menerima mobil seharga Rp 1,9 miliar yang telah diplotkan dalam APBK-P 2018. “ Bukan berbicara undang-undang, tapi, ini menyangakut moral,’ sebut Iskandar
Ditambahkannya, jika petisi yang dibawanya itu, tidak dilanljuti pihak eksekutif Bireuen, maka pihaknya akan turun kembali melakukan aksi serupa yang memperjuangkan aspirasi masyarakat Bireuen dengan massa yang lebih banyak lagi.
Setelah membacakan beberapa tuntutan yang ditana tangani koo rdinator aksi damai Iskandar dan Sekretaris, Yusri, S.Sos tersebut, lalu menyerahkan kepada Sekda Bireuen Ir Zulkifli , SP, serta minta sekda meminta m enandatanganinya, sebagai bukti telah menerima pernyataan sikap tersebut.
Sekda Bireuen, Ir Zulkifli , SP dalamkesempatan itu , menyebutkan, pihaknya telah mendengarkan aspirasi mareka dan akan menyampaikan kepada kepada Bupati Bireuen. ” Berhubung Pak Bupati dan Wakil Bupati sedang berada di luar kota, maka nantinya akan disampaikan setelah beliau pulang ke Bireuen ,” sebut Zulkifli.
Terkait pengadaan mobil dinas, sebut Sekda, pihaknya masih menunggu hasil evaluasi dari provinsi. ‘ Sementara tuntutan lainnya, juga akan disampaikan kepada Bupati. Karena yan g mengambil kebijakan adalah Pak B upati .” sebutnya . (Maimun Mirdaz)










