Aceh Utara (AD) – Pasar terpadu kota Lhoksukon, Aceh Utara dilalap si jago merah, terbakarnya pasar diduga adanya korsleting listrik, yang menghanguskan lima pintu ruko kayu,kata Kapolres Aceh Utara AKBP Riza Faisal,S.I.K,.M.M melalui Kasat Intel Iptu Nizar kepada media, Kamis (28/10).
Ia menyebutkan pasar yang terbakar diantaranya pasar rempah-rempah, mie, bumbu dapur, dan kelontong, terbakarnya pasar terpadu Lhoksukon pada Rabu malam (27/10), sekitar jam 23:00 WIB.
Lanjutnya Kasat Intel, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun Diperkirakan kerugian materil Mencapai Rp. 500.000.000.
Berdasarkan keterangan saksi tambah Nizar, Api diduga berasal dari korsleting di sebuah tiang listrik di depan kios milik pak Rudi yang berjualan Mie olahan tepung, kemudian api perlahan-lahan membesar dan langsung menjalar ke arah ruko milik pak Rudi serta dengan cepat melahap 4 Unit ruko lainnya yang berjualan Rempah-rempah serta kelontong.
Adapun pada saat terjadi kebakaran, ungkapnya, para pemilik kios dan ruko tidak sempat memindahkan barang dagangannya sehingga barang dagangan tersebut ikut hangus terbakar.
Diantaranya pemilik Toko yaitu Zainuddin (42) menjual Bumbu, Nasruddin (48) menjual rempah-rempah sebanyak 2 Unit ruko, Rudi (46) menjual mie, dan Basri (48) menjual kelontong.
Saat ini sebanyak 4 (empat) Unit mobil pemadam kebakaran dan Tim pengamanan Sat Sabhara polres Aceh Utara sudah turun di lokasi kejadian, hingga sekitar pukul 01.00 WIB api berhasil dipadamkan,”Tutup kasat Intel.(*).
Laporan: Sayed Panton











