Aceh Timur (AD) – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Aceh Timur, telah selesai melaksanakan diklat kompetensi pendidik Program Organisasi Penggerak (POP) secara daring. Acara tersebut dilaksanakan selama 6 hari mulai tanggal 6 sampai tanggal 11 November 2021, kata Aiyub,S.Pd pengurus IGI Aceh Timur pada media AtjehDaily.id lewat rilisnya, Sabtu (13/11).
Aiyub menyebutkan, kegiatan POP IGI Aceh Timur mendapat kuota 181 peserta terdiri dari guru SD, dan SMP. Masing-masing sekolah seperti SD mengirim 51 peserta dan SMP 130 peserta. terbagi 17 sekolah sasaran SD dan 10 sekolah sasaran SMP.
POP adalah program merdeka belajar episode 4 yang diluncurkan Kemendikbud ristek dan berfokus pada berkembangnya potensi siswa. POP merupakan salah satu solusi untuk mengatasi learning loss yang terjadi akibat pandemic Covid-19 yang melanda Indonesia dan berdampak pada bidang pendidikan, ujarnya pengurus IGI Aceh Timur ini.
Ia menjelaskan, kegiatan POP dapat memitigasi ancama learning loss yang fakus pada kompetensi-kompetesi dasar seperti literasi, numerasi dan karakter. Diklat POP bagian dari episode merdeka belajar menekankan bahwa guru bukan hanya sebuah profesi, tetapi harus memberi teladan seperti filosofi Ki Hadjar Dewantara (KHD)” Ing ngarsa sung tulada, Ing madya mangun karsa dan Tur wuri handayani” yang maksudnya ketika didepan memberi teladan, di tengah membangun semangat dan di belakang memberi dorongan.
Lanjutnya, ikatan Guru Indonesia (IGI) ikut ambil bagian bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk meningkatkan kualitas hasil belajar siswa di seluruh Indonesia. Aceh Timur merupakan salah satu daerah yang menjadi sasaran Program Organisasi Penggerak, yang dikelola oleh IGI Aceh Timur dibawah kepemimpin Muhammad Fauzi.
Rencana tindak lanjut setelah diklat tambahnya, yaitu melakukan pendampingan kesekolah sasaran. Jenjang sekolah dasar SDN 1 Simpang Ulim sasarannya kepala sekolah. SDN Paya Demam Dua sasarannya guru kelas 5 dan SDN 1 sungai raya sasarannya guru kelas 4.
Sedangkan untuk jenjang SMP yaitu SMPN 1 Peudawa guru bidang study MTK, SMPN 1 Idi guru bidang study B.Inggris, SMPN 1 Darul Ihsan guru bidang study IPA, SMPN 1 Sungai Raya guru bidang study PKN, SMPN 4 Peureulak guru bidang study B.Indonesia, SMPN 1 Pante Bidari guru bidang study IPS, SMPN 1 Nurussalam sasaran kepala sekolah.
Semoga dengan kegiatan diklat Program Organisasi penggerak ini dapat meningkatkan kualitas kompetensi guru-guru di Aceh Timur, yang pada akhirnya dapat meningkatkan prsetasi siswa yang berkarakter profil pancasila sesuai dengan konsep Ki Hajar Dewantara yakni olah hati (etika), olah pikir (literasi), olah karsa (estetika), dan olah raga (kinestetik), imbuhnya Aiyub,S.Pd.
Sementara itu, Muhammad Fauzi Ketua IGI Aceh Timur mengapresiasi semua pihak yang telah membantu pelaksanaan kegiatan POP di Aceh Timur, baik Dinas pendidikan dan kebudayaan Aceh Timur, kepala sekolah, serta guru yang menjadi sasaran kegiatan tersebut, pungkasnya.(*).
Laporan : Sayed Panton











