Aceh Tamiang (AD)- Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak banjir besar di Aceh Tamiang terus menunjukkan progres signifikan. Hingga Rabu sore, 11 Februari 2026, sebanyak 14 unit Huntap Ruspin telah berdiri dan memasuki tahap pemasangan rangka baja atap.
Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., yang menegaskan bahwa Polri secara konsisten memantau perkembangan pembangunan sebagai bagian dari komitmen percepatan pemulihan pascabencana.
“Kami memastikan proses pembangunan berjalan optimal dan tepat sasaran. Hingga hari ini, 14 unit Huntap Ruspin telah berdiri dan rangka baja atap mulai terpasang. Aktivitas pekerja juga terus berlangsung secara intensif, termasuk penimbunan material untuk mendukung percepatan konstruksi,” ujar Joko.
Selain itu, ia juga menjelaskan, Polri menghadirkan tiga jenis hunian sebagai solusi relokasi bagi warga terdampak, yakni Huntap Prikes atau Prefabrikasi RISHA, Huntap Ruspin (Rumah Sistem Panel Instan), serta Huntap Kayu yang dikenal dengan RIKA.
Ketiga tipe hunian tersebut dirancang untuk memenuhi standar layak huni serta mendukung percepatan relokasi masyarakat.











