Anehnya, lanjut Hasibullah, sebagai kepala dinas Pertanian, kenapa Hasbi tidak mengetahui program tersebut, “Ini aneh dan sangat tidak masuk akal,” tegas Hasibullah.
Pernyataan Hasbi, bahwa; dirinya tidak pernah mengusulkan program itu dan tidak mengetahui kemunculan anggarannya, “Insha Allah, seingat saya, saya belum mengetahuinya,” kata Hasibullah menirukan jawaban Hasbi.
GMBI sangat meragukan pembahasan APBKP tahun 2020, apalagi ada kesan dibuat sembunyi sembunyi oleh oknum yang menitipkan kepentingan di dalam Dinas tersebut.
“Bila progam tersebut bisa lolos saat masa evaluasi dan disepakati diparipurna nantinya kami akan mempertanyakan kinerja Anggota DPRK Aceh Tenggara tentang program tersebut, kenapa bisa lolos dalam pembahasan tanpa adanya pengajuan dari Dinas terkait, serta menanyakan program dimaksud dari mana dan apa relevansinya terhadap penanganan dan pencegahan covid 19,” pungkasnya. (Masir)










