Klarifikasi Soal Isu “Miring” Aceh Vespa Festival

oleh -210 Dilihat

Sementara itu, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah (BPK) I Aceh, Kemendikbudristek RI, Piet Rusdi, mengaku sangat mendukung kegiatan Aceh Vespa Festival 2023 yang dikemas dengan eksplorasi cagar budaya.

Menurutnya, hal itu sejalan dengan tagline yang diusung Disbudpar Aceh yaitu “Lestarikan Budaya, Majukan Pariwisata”.

“Eksplorasi cagar budaya Benteng Indrapatra merupakan aksi kolaborasi (Disbudpar Aceh-BPK Wilayah Aceh) terkait pemanfaatan pelestarian cagar budaya dan wisata berbasis edukasi kepada generasi muda dan masyarakat luas. Pada event ini sasarannya yaitu komunitas scooterist. Semoga dengan penjelasan edukator dari kami, mereka bisa mengenal sejarah Aceh dan berperan aktif dalam pelestarian cagar budaya,” ujar Piet.

BACA..  Kapolda Aceh Tinjau Kerusakan Rumah Dinas Aspol Lamteumen Akibat Angin Kencang

Hal senada juga disampaikan Haris, partisipan Aceh Vespa Festival 2023. Menurutnya, acara tahun ini lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain melibatkan scooterist dari berbagai wilayah di Indonesia, kata dia, rangkaian event kali ini cukup menarik karena turut dikemas dengan unsur pelestarian budaya dan pelibatan UMKM.

BACA..  Densus 88 AT Polri dan Dispora Aceh Satukan Langkah Bentengi Generasi Muda 

“Aceh Vespa Festival tahun ini sangat seru dan lebih meriah. Kita lihat saja pesertanya cukup ramai dan digelar selama tiga hari, ada pertunjukan seninya, UMKM dan eksplorasi cagar budaya di Benteng Indrapatra,” sebut Haris.

Scooterist, pengendara vespa asal Aceh Besar itu berharap kegiatan serupa menjadi agenda rutin tahunan. Pasalnya, dampak dari kegiatan ini turut menyedot perhatian masyarakat luar untuk berwisata ke Aceh.

BACA..  Pemerintah Aceh Evaluasi Kelangkaan, SBA Tambah Pasokan Semen Andalas

“Selama di sini, kawan-kawan Vespa dari luar Aceh mengaku sangat antusias. Malahan mereka bilang kalau tahun depan ada lagi bakal membawa rombongan lebih banyak, dengan alasan banyak kenangan yang didapat selama di Aceh, baik dari sektor budaya dan pariwisatanya maupun kulinernya,” ungkapnya. (*)