Pidie Jaya (AD) – Sebanyak 15 perseta mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Pidie Jaya, seluruhnya adalah bidang otomotif reparasi sepeda motor yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DPMPTSP dan Nakertrans) Pidie Jaya.
Kadis DPMPTSP dan Nakertrans PIdie Jaya Puteh A Manaf yang didampingi Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi M Yunus kemarin (1/11) melihat proses belajar yang sedang berlangsung di BLK Pidie Jaya.
Kabid Tenaga kerja dan transmigrasi M Yunus menerangkan bahwa pelatihan otomotif reparasi sepeda motor hingga tahun ini sudah merupakan angkatan ke 6 . “ Pelatihan reparasi sepeda motor yang sedang berlangsung ini menjadi satu satu pelatihan yang dilakukan tahun ini dan hanya berlangsung satu bulan “ jelas M yunus.
Ia mengungkapkan, faktor dana yang menjadi alasan utama minimnya pelatihan yang mampu dilakukan di BLK Pidie Jaya.
M Yunus menjelaskan rencana awal bidang Nakertrans merencanakan 3 jenis pelatihan akan dilakukan tahun ini namun adanya refocusing menyebabkan terpangkasnya anggaran untuk dua pelatihan lainnya.
Menurut amatan media AtjehDaily.id, di balik gedung yang megah yang berdiri di atas lahan seluas 11 hektar, BLK Pidie Jaya memiliki sejumlah sarana pendukung sangat memadai. Seperti 24 unit sepeda motor, 24 unit mesin jahit dan 8 mesin border komputer.
Di dalam ruangan BLK PIdie Jaya juga memiliki 20 unit komputer bongkar pasang serta peralatan untuk reparasi AC serta Las listrik. Sejumlah peralatan kerja yang seharusnya dapat di pahami oleh generasi muda Pidie Jaya yang masih menganggur dan menanti kebijakan.
Menurut data dari Badan pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pidie Jaya dari jumlah penduduk Pidie Jaya tercatat 158.000 jiwa tingkat penganggurannya mencapai 4,36 persen dengan jumlah penduduk miskin 31 ribu jiwa . Angka penduduk yang menganggur yang sebagiannya usia produktif selayaknya dapat diatasi dengan memaksimalkan fungsi BLK,(*).
Laporan : T. Maimun Umar











