Aceh Utara, (AD) – Wilayah Ibu kota Kabupaten Aceh Utara yang terletak di Kecamatan Lhoksukon dikepung banjir, banjir tersebut mulai naik kemaren Minggu, (2/1/2022). Tak hanya rumah warga, kantor instansi pemerintah, Lembaga Permasyarakatan (Lapas) pun terimbas banjir awal tahun 2022.
Kepala lembaga permasyarakatan (Kalapas) kelas IIB Lhoksukon Yusnaidi, SH,.M.Si, Senin (3/1/2022) mengatakan banjir di Lhoksukon terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah kabupaten Aceh Utara beberapa hari, ” kondisi lapas saat ini sudah menggenang seluruh kamar hunian warga binaan dan kantor lapas,” ujarnya Yusnaidi.
Untuk saat ini, sebut Yusnaidi, seluruh warga binaan dinaikkan kelantai atas yang ada di lapas. Warga binaan tidak diungsikan, dikarenakan kondisinya masih bisa dikendalikan.
Yusnaidi menyebutkan, untuk pelayanan makanan dan kesehatan warga binaan saat ini masih normal dan tidak ada kendala apapun. Bahan makanan dibawa menggunakan Boat/Sekoci yang disediakan oleh pihak Polres Aceh Utara. Sedangkan untuk layanan kesehatan masih berjalan normal dengan dibukanya Poliklinik Lapas.
Ia menambahkan, kondisi keamanan,” Alhamdulillah tidak ada permasalahan, kita dari pegawai, staf Lapas, dan anggota PAM kepolisian selalu siaga, malah yang tidak kena piket pun kita suruh datang ke lapas untuk turut mengamankan kondisi Lapas.
Terkait terendamnya lapas, pihaknya
sudah melaporkan kepada Kapolres Aceh Utara, Kabag Ops Polres Aceh Utara, Kasat Sabhara Polres Aceh Utara, Dandim 0103/Aceh Utara. Hingga saat ini, Kabag Ops dan Kasat Sabhara beserta anggota Polres Aceh Utara masih standby di Lapas Kelas IIB Lhoksukon.[]
Laporan: Sayed Panton










