Kasad mengungkapkan bahwa tahun 2025 TMMD akan memasuki fase baru dengan cakupan lebih luas, dilaksanakan dalam empat tahap di 200 Kodim dan 15 Kodam melalui program TMMD Ke-123 hingga Ke-126. Strategi ini dirancang untuk memastikan pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat pertahanan wilayah.
“Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan sinergi, agar hasilnya tidak hanya optimal tetapi juga mampu menghadirkan dampak transformatif,” ujar Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Adapun kegiatan fisik TMMD mencakup pembangunan dan peningkatan akses jalan, rehab rumah tidak layak huni, pembangunan jembatan, plat duicker, sumur bor, dan instalasi air bersih, rehab rumah ibadah, sarana kesehatan, dan sarana pendidikan, pembuatan MCK, sanitasi, talud, dan tanggul penahan tebing, pembangunan poskamling.
Kegiatan non-fisik meliputi penyuluhan dan sosialisasi wawasan kebangsaan, bela negara, hukum, Kamtibmas, dan anti-narkoba, kampanye penurunan angka stunting, donor darah, pelayanan kesehatan, serta pemberian bantuan sosial, penyuluhan pertanian dan ketahanan pangan.
Kasad menutup arahannya dengan harapan agar TMMD terus menjadi ladang pengabdian yang membawa kesejahteraan rakyat sekaligus memperkuat kedaulatan bangsa.
“Dengan semangat pengabdian yang tak pernah surut, mari kita bersama-sama mewujudkan Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (*)











