Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan sektor swasta, untuk menciptakan ekosistem bisnis yang lebih kompetitif.
“Kami akan memperkuat jaringan dengan pelaku industri besar, startup digital, dan investor. HIPMI Aceh Timur harus menjadi wadah yang bisa membantu anggotanya naik kelas, bukan sekadar organisasi seremonial,” tegasnya.
*Siapkan Aksi Nyata untuk Pengusaha Muda*
Di bawah kepemimpinan T Ridwan, HIPMI Aceh Timur akan segera meluncurkan beberapa program unggulan, termasuk inkubasi bisnis bagi startup lokal, seminar nasional, serta pendampingan UMKM agar mampu bersaing di pasar global.
“Kami tidak hanya bicara visi, tapi langsung eksekusi. Harus ada gebrakan nyata yang bisa dirasakan oleh pengusaha muda di Aceh Timur,” pungkasnya.
Dengan semangat baru ini, HIPMI Aceh Timur diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, dan melahirkan wirausahawan muda yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.(R)











