Selain itu, ia juga meminta pengunjung PKA tetap waspada terutama barang kecil seperti dompet dan handphone (HP).
“Kita minta warga tetap waspada, karena kita berada di keramaian. Jadi, peluang terjadinya aksi pencopetan besar. Kepada warga yang berkunjung pada lokasi acara itu agar menjaga anak-anaknya dengan baik,” pinta Rahmat.
Kepada warga yang berkunjung pada lokasi acara itu juga diminta agar menjaga anak-anaknya dengan baik. Sebab, tambah dia, pada malam pembukaan PKA 8 ada 22 orang yang melapor kehilangan barang berharganya di area PKA.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh, Almuniza Kamal mengingatkan, setiap pelaku kejahatan yang ditemukan di area PKA 8 akan ditindaklanjuti dan menerima sanksi atau hukuman setimpal atas kejahatan yang dilakukan.
“Siapapun pelakunya akan kita cari tahu, dan akan kita tindaklanjuti sesuai hukum agar acara kita ini bisa berjalan lancar hingga akhir,” tegas Almuniza.
Almuniza mengatakan, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, panitia atau petugas keamanan mengimbau para pengunjung untuk menjaga barang-barang bawaan, seperti tas, dompet, uang, handphone, dan barang berharga lainnya agar tidak terjadi kehilangan atau dicopet.
Kepada orang tua juga diimbau untuk tetap menjaga anak-anak mereka agar tidak berpisah saat berada di lokasi acara PKA-8.
“Jika terjadi kehilangan atau sejenisnya, pengunjung diminta segera melapor ke pusat informasi PKA-8,” ujarnya. (*)











